Kumparan Logo
Konten Media Partner

Kenali Ciri-Ciri Penyakit Liver, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi salah satu ciri-ciri penyakit liver adalah sakit perut. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi salah satu ciri-ciri penyakit liver adalah sakit perut. Foto: Unsplash

Daftar isi

Penyakit liver adalah istilah yang digunakan untuk menyebut berbagai gangguan yang memengaruhi dan merusak organ hati. Kondisi ini dapat disebabkan oleh beragam faktor, seperti infeksi, genetik, obesitas, hingga konsumsi alkohol yang berlebihan.

Seiring waktu, penyakit liver yang tidak ditangani dapat menyebabkan jaringan parut dan komplikasi yang lebih serius. Jaringan parut bisa menyebabkan gangguan fungsi hati. Jika tidak segera diobati, penyakit ini dapat berkembang menjadi gagal hati dan kanker hati.

Ciri-Ciri Penyakit Liver

Hati merupakan salah satu organ terbesar di dalam tubuh. Posisinya berada tepat di bawah tulang rusuk sebelah kanan. Organ hati memiliki banyak fungsi dalam tubuh, seperti tempat pembentukan plasma darah dan zat pembeku darah, tempat penyimpanan zat-zat mineral, hingga tempat pembentukan kolesterol.

Hati juga berfungsi dalam menghasilkan empedu, yakni zat yang membawa racun keluar dari tubuh dan membantu sistem pencernaan. Zat racun yang masuk dari luar tubuh maupun yang terbentuk di dalam tubuh akan dibuang ke hati bersama-sama cairan empedu menuju anus.

Apabila hati mengalami kondisi yang mengganggu fungsinya, penderita akan mengalami berbagai gejala. Gejala penyakit liver biasanya berbeda-beda, tergantung dari kondisi medis yang mendasarinya.

Mengutip jurnal Approach to the Patient with Liver Disease oleh J. Larry Jameson, beberapa jenis penyakit liver tertentu jarang menimbulkan gejala. Namun, ada sejumlah gejala umum yang dapat menjadi ciri-ciri penyakit liver, yaitu:

  • Penyakit kuning yang ditandai dengan menguningnya area kulit dan bagian putih mata

  • Sakit perut, terutama di area perut sebelah kanan

  • Kulit mudah memar

  • Perubahan warna urine atau feses

  • Kelelahan

  • Mual atau muntah

  • Kehilangan nafsu makan

Selain beberapa gejala penyakit liver di atas, kondisi organ hati yang semakin memburuk juga dapat ditandai dengan ciri-ciri sebagai berikut.

  • Kebingungan, kesulitan berpikir, mudah lupa, perubahan kepribadian, atau gangguan tidur

  • Pembengkakan di lengan atau kaki (edema)

  • Perut kembung karena penumpukan cairan di dalam perut

  • Gatal-gatal pada kulit yang terasa parah

Penyebab Penyakit Liver

Berbagai jenis penyakit liver memiliki penyebab yang berbeda-beda. Mengutip American Liver Foundation, beberapa penyebab penyakit liver mencakup:

1. Infeksi Virus

Infeksi virus merupakan penyebab umum terjadinya penyakit liver. Beberapa penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus adalah hepatitis A, hepatitis B, dan hepatitis C.

Ilustrasi penyakit liver dapat disebabkan oleh infeksi virus. Foto: Unsplash

2. Gangguan Sistem Kekebalan Tubuh

Sistem kekebalan tubuh yang terganggu juga dapat menyebabkan penyakit liver. Kondisi ini terjadi ketika sistem kekebalan tubuh keliru menyerang organ hati, sehingga menyebabkan penyakit hati autoimun. Penyakit ini dapat berkembang menjadi sirosis bilier primer dan hepatitis autoimun.

3. Faktor Genetik

Beberapa penyakit liver berkembang karena faktor genetik yang diwarisi orang tua kepada anaknya. Penyakit liver yang terjadi akibat faktor genetik meliputi penyakit Wilson dan hemokromatosis.

4. Kanker

Penyakit liver dapat terjadi akibat kanker. Ketika sel-sel abnormal berkembang biak di dalam hati, kondisi ini dapat memicu munculnya tumor. Tumor ini bisa bersifat jinak (non-kanker) atau ganas (kanker hati).

5. Mengonsumsi Terlalu Banyak Alkohol

Penyakit liver bisa disebabkan oleh konsumsi alkohol yang terlalu banyak. Kondisi ini memicu penyakit perlemakan hati alkoholik, yakni keadaan ketika lemak menumpuk di hati akibat konsumsi alkohol berlebihan.

6. Mengonsumsi Terlalu Banyak Lemak

Selain alkohol, penyakit liver juga bisa terjadi karena terlalu banyak mengonsumsi lemak. Penyakit ini dikenal sebagai penyakit hati berlemak non-alkohol (NAFLD) yang umumnya terjadi pada pengidap obesitas dan diabetes.

Selain beberapa penyebab di atas, ada pula faktor-faktor yang dapat meningkatkan risiko penyakit liver, yaitu:

  • Kegemukan

  • Diabetes tipe 2

  • Tato atau tindik badan

  • Berbagi jarum suntik

  • Transfusi darah

  • Paparan darah dan cairan tubuh dari orang lain

  • Hubungan seksual tanpa kondom

  • Paparan bahan kimia atau racun tertentu

  • Riwayat keluarga dengan penyakit liver

Cara Mengobati Penyakit Liver

Ilustrasi dokter melakukan pengujian sampel darah pasien untuk mengetahui penyebab penyakit liver. Foto: Unsplash

Pengobatan untuk penyakit liver tergantung pada kondisi medis yang mendasarinya dan seberapa parah kondisinya. Konsultasikan ke dokter apabila mengalami gejala-gejala penyakit liver yang telah disebutkan.

Dokter akan melakukan serangkaian diagnosis untuk menemukan penyebab penyakit liver secara akurat. Beberapa pemeriksaan yang mungkin harus dijalani pasien meliputi:

  • Tes darah untuk mengukur kadar enzim hati dalam darah.

  • Pemeriksaan radiologi untuk mencari tanda-tanda kerusakan, jaringan parut, atau tumor di hati.

  • Biopsi hati untuk menganalisis jaringan hati dan mencari tanda-tanda penyakit hati.

Setelah mengetahui kondisi medis yang menyebabkan penyakit liver, dokter akan merekomendasikan beberapa jenis perawatan untuk pasien yang mencakup:

1. Penggunaan Obat-obatan

Beberapa jenis penyakit liver dapat diobati dengan penggunaan obat-obatan. Misalnya, penderita penyakit liver akibat infeksi virus seperti hepatitis atau kondisi genetik seperti penyakit Wilson dapat minum obat tertentu sesuai anjuran dokter.

2. Perubahan Gaya Hidup

Perubahan gaya hidup dapat membantu mengelola beberapa jenis penyakit hati. Makan makanan sehat, menghindari konsumsi alkohol, membatasi asupan lemak dan kalori, serta meningkatkan asupan serat, dapat membantu mengatasi penyakit liver yang disebabkan karena penumpukan lemak di hati.

3. Transplantasi Hati

Ketika penyakit liver berkembang menjadi gagal hati, transplantasi hati mungkin merupakan pilihan pengobatan terbaik. Transplantasi hati adalah pembedahan hati dengan mengangkat seluruh hati yang sakit pada pasien dan menggantinya dengan hati yang sehat.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SFR)

Frequently Asked Question Section

Apa itu penyakit liver?
chevron-down

Penyakit liver adalah istilah yang digunakan untuk menyebut berbagai gangguan yang memengaruhi dan merusak organ hati.

Apa saja penyebab penyakit liver?
chevron-down

Beberapa penyebab penyakit liver mencakup infeksi virus, gangguan sistem kekebalan tubuh, faktor genetik, dan konsumsi terlalu banyak alkohol.

Apa itu penyakit perlemakan hati alkoholik?
chevron-down

Penyakit perlemakan hati alkoholik adalah keadaan ketika lemak menumpuk di hati akibat konsumsi alkohol berlebihan.