Mengenal Ciri-Ciri Flu Singapura, Penyebab, dan Cara Mengobatinya
ยทwaktu baca 4 menit

Daftar isi
Daftar isi

Daftar isi
Flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus coxsackie tipe A16. Dalam istilah medis, flu ini disebut juga dengan hand, foot, and mouth disease (HFMD) dan biasanya lebih menyerang anak-anak. Pada umumnya, ciri-ciri flu singapura yang dialami adalah ruam hingga luka di bagian tubuh, demam tinggi, sakit tenggorokan, dan lain sebagainya.
Untuk mengurangi gejala flu singapura, pengidapnya dapat mengonsumsi paracetamol atau ibuprofen. Tidak hanya itu, salep kulit juga bisa digunakan untuk mengurangi keluhan pada kulit, termasuk ruam, lepuh, dan lain sebagainya. Supaya bisa memahami lebih jelas tentang flu singapura, simak informasinya pada artikel di bawah ini.
Ciri Ciri Flu Singapura
Pada tahun 1957, flu singapura pertama kali muncul di Toronto, Kanada. Menurut laman Mayo Clinic, penyakit flu singapura ini paling umum disebabkan oleh infeksi virus coxsackie tipe A16 yang masuk ke dalam kelompok enterovirus non polio. Dibandingkan orang dewasa, penyakit flu singapura lebih sering menyerang anak-anak di rentang usia balita sampai 10 tahun.
Kemudian, ciri-ciri flu singapura yang paling mudah dikenali adalah ruam merah di sekitar kaki dan tangan. Ruam-ruam tersebut ada yang menyebabkan gatal-gatal, tetapi ada juga yang hanya muncul kemerahan pada kulit dan berbintil-bintil yang berisi cairan.
Biasanya, ciri-ciri flu singapura akan dialami selama tiga hingga enam hari dan diawali dengan demam serta gangguan pada mulut atau tenggorokan.
Lebih jelasnya, berikut adalah tanda-tanda flu singapura yang biasanya dialami oleh beberapa pengidapnya. Menurut laman Centers for Disease Control and Prevention (CDC), berikut informasi tentang ciri-ciri flu singapura, di antaranya:
Ruam merah, tanpa gatal tetapi kadang-kadang melepuh, di telapak tangan, telapak kaki, dan kadang-kadang bokong
Tenggorokan terasa sakit
Iritabilitas pada bayi dan balita
Demam yang berkelanjutan
Kehilangan selera makan
Lesi yang menyakitkan dan merah, seperti melepuh di lidah, gusi, dan pipi
Produksi air liur yang lebih banyak karena sakit di dalam mulut
Tidur lebih sering atau lama
Nafsu makan yang mulai berkurang
Sariawan yang terasa nyeri di beberapa bagian tubuh
Melihat dari penjelasan di atas, dapat diketahui bahwa ciri-ciri utama dari flu singapura adalah demam, sariawan, dan ruam pada kulit. Jika merasa ciri-ciri flu singapura ini mengganggu aktivitas sehari-hari, segera hubungi dokter atau pergi ke fasilitas pelayanan kesehatan terdekat.
Penyebab Flu Singapura
Flu singapura merupakan infeksi coxsackievirus A16 dan coxsackievirus A6, yang merupakan virus dari kelompok enterovirus. Namun, pada beberapa kasus, jenis virus dari kelompok enterovirus, seperti enterovirus 71 yang bisa menyebabkan flu singapura.
Pada umumnya, virus tersebut dapat hidup di cairan hidung, tenggorokan, air liur, tinja, serta cairan dari lepuhan di kulit. Karena disebabkan oleh infeksi virus, penyebarannya pun perlu untuk diketahui supaya dapat menyiapkan berbagai pencegahan.
Dalam laman Healthline, berikut cara penularan virus flu singapura.
Virus tertular lewat alat makan dan minum yang digunakan bersamaan dengan pengidap flu singapura.
Menyentuh benda yang sudah terkontaminasi virus oleh para pengidap flu singapura. Kemudian tanpa disengaja, ia memegang beberapa area tubuh, seperti mata, hidung, hingga jari ke mulut tanpa mencuci tangan.
Menghirup percikan air liur saat pasien bersin atau batuk.
Sebagai informasi, flu singapura sering menular pada peralihan musim di beberapa negara dengan empat musim. Sementara di negara tropis, flu singapura dapat terjadi sepanjang tahunnya. Oleh karena itu, penting untuk waspada dengan penularan flu singapura ini.
Cara Mengobati Flu Singapura
Dalam penanganannya, flu singapura tidak membutuhkan pengobatan khusus. Sebab, gejalanya dapat mereda usai seminggu atau sepuluh hari. Kendati demikian, gejala-gejala flu singapura sering menyebabkan kesulitan melakukan kegiatan sehari-hari.
Oleh karena itu, dibutuhkan beberapa pengobatan yang setidaknya bermanfaat untuk meredakan gejala yang dialami oleh pengidap flu singapura. Tidak hanya pengobatan, pencegahan juga penting untuk dilakukan agar terhindar dari flu singapura ini, terlebih pada anak.
Menyadur laman WebMD, berikut beberapa cara mengobati flu singapura yang dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, di antaranya:
1. Mengonsumsi obat-obat pereda demam
Sebagaimana yang sudah diinformasikan, flu singapura kerap ditandai dengan demam tinggi berkepanjangan. Untuk meredakan demam tersebut, pengidapnya perlu mengonsumsi obat-obat pereda demam, seperti paracetamol dan ibuprofen.
2. Mengoleskan salep kulit
Tidak hanya demam, flu singapura juga menyebabkan beberapa keluhan di sekitar kulit, seperti munculnya ruam, lepuh, dan gatal-gatal. Maka itu untuk menguranginya, pengidap dapat mengoleskan salep kulit secara rutin supaya keluhan-keluhan pada kulit mulai berkurang.
3. Mengonsumsi tablet isap
Ada banyak tablet isap yang dapat dikonsumsi untuk menghilangkan rasa sakit di tenggorokan. Beberapa produk tablet isap tersebut, yakni Nutrimax C&C Syrup, Strepsils, Tantum Lozenges, Adem Sari, Efisol Loz, hingga FG Troches Meiji.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(JA)
Frequently Asked Question Section
Flu singapura menular lewat apa?

Flu singapura menular lewat apa?
Pada umumnya, virus flu singapura dapat hidup di cairan hidung, tenggorokan, air liur, tinja, serta cairan dari lepuhan di kulit.
Apakah flu singapura bisa sembuh sendiri?

Apakah flu singapura bisa sembuh sendiri?
Dalam penanganannya, flu singapura tidak membutuhkan pengobatan khusus. Sebab, gejalanya dapat mereda usai seminggu atau sepuluh hari.
Flu singapura itu seperti apa?

Flu singapura itu seperti apa?
Flu singapura adalah penyakit yang disebabkan oleh infeksi virus coxsackie tipe A16. Flu ini disebut juga dengan hand, foot, and mouth disease (HFMD) dan biasanya lebih menyerang anak-anak.
