Kumparan Logo
Konten Media Partner

Penyakit Degeneratif: Definisi, Jenis, hingga Pencegahannya

Kata Dokter

ยทwaktu baca 5 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Penyakit degeneratif adalah penyakit yang biasanya menyerang lansia. Foto: Pexels.com
zoom-in-whitePerbesar
Penyakit degeneratif adalah penyakit yang biasanya menyerang lansia. Foto: Pexels.com

Penyakit degeneratif adalah kelompok penyakit yang menyebabkan gangguan pada jaringan dan organ dalam tubuh yang semakin memburuk dari waktu ke waktu. Sebagian besar penyakit degeneratif terjadi pada orang yang lanjut usia.

Penyakit degeneratif bisa mempengaruhi berbagai organ dan jaringan dalam tubuh, baik saraf, tulang dan sendi, bahkan organ vital. Beberapa penyakit degeneratif bisa disembuhkan sesuai dengan jenis penyakitnya, sedangkan beberapa penyakit lainnya bersifat kronis dan sukar untuk disembuhkan.

Untuk memahami lebih lanjut tentang penyakit degeneratif, simak ulasan mengenai penyakit degeneratif di bawah ini.

Apa Itu Penyakit Degeneratif?

Penyakit degeneratif adalah suatu gangguan kesehatan yang terjadi akibat menurunnya fungsi jaringan bahkan organ yang terdapat dalam tubuh dan sering kali mengiringi proses penuaan.

Meskipun sebagian besar kasus penyakit degeneratif dialami oleh lansia, penyakit ini dapat dialami oleh orang pada usia remaja hingga dewasa akibat faktor gaya hidup dan kondisi kesehatan tertentu.

Penyakit degeneratif sering kali dikaitkan dengan total dari radikal bebas yang ada dalam tubuh. Radikal bebas ini bisa menimbulkan stres oksidatif yang memicu kerusakan pada sel, jaringan dan organ.

Jenis Penyakit Degeneratif

Penyakit degeneratif terdiri dari berbagai jenis penyakit yang semua jenisnya ditandai dengan penurunan fungsi jaringan atau organ tubuh secara berangsur.

Mengutip dari Global Status Report On Noncommunicable Diseases yang diterbitkan World Health Organization, ada setidaknya 50 jenis penyakit degeneratif yang ada. Beberapa di antaranya adalah:

  • Neurodegeneratif, yakni jenis penyakit degeneratif yang menyerang sistem saraf, termasuk otak. Contoh penyakit saraf degeneratif adalah penyakit Alzheimer, penyakit Parkinson, penyakit Huntington, Amyotrophic lateral sclerosis, multiple sclerosis, dan penyakit Batten.

  • Penyakit neoplastik, yaitu jenis penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan jaringan abnormal dalam tubuh. Penyakit neoplastik yang paling umum adalah tumor jinak dan kanker.

  • Penyakit jantung dan arteri koroner yang mempengaruhi organ jantung, bahkan menyebabkan serangan jantung. Penyakit ini bisa disebabkan oleh gangguan hipertensi, diabetes, gaya hidup yang tidak sehat, dan lain-lain.

  • Degenerasi makula adalah kondisi medis yang disebabkan oleh kerusakan pada makula yang mengakibatkan penglihatan kabur dan mungkin berakhir dengan kebutaan.

  • Osteoporosis, yaitu masalah pada tulang yang ditandai dengan kerusakan yang terjadi akibat keropos tulang. Hal ini bisa menyebabkan patah tulang.

  • Osteoarthritis, yani masalah peradangan pada sendi yang kronis yang terjadi akibat kerusakan tulang rawan.

  • Diabetes, yakni gangguan yang disebabkan oleh penurunan fungsi pankreas dan hormon sulit yang menyebabkan meningkatnya kadar gula darah dalam tubuh.

  • Duchenne muscular dystrophy (DMD) adalah penyakit degeneratif yang ditandai dengan degenerasi otot yang progresif. Hal ini BISA menyebabkan kelemahan otot.

  • Degenerative disc disease (DDD), yakni gangguan degeneratif pada tulang belakang yang ditandai dengan keausan dan keusangan yang terjadi secara berangsur pada cakram.

Penyebab Penyakit Degeneratif

Faktor usia merupakan salah satu faktor yang bisa menjadi penyebab penyakit degeneratif. Foto: Pexels.com

Penuaan adalah salah satu faktor risiko umum yang menyebabkan penyakit degeneratif. Oleh karena itu, penyakit degeneratif banyak menyerang lansia.

Penuaan adalah fase alami dalam hidup. Seiring berjalannya waktu, tubuh akan mengalami perubahan yang biasanya bersifat degeneratif atau menurun. Tubuh akan kehilangan kondisi prima sebelumnya, terutama dalam hal kecepatan dan perbaikan sel dan jaringan dalam tubuh.

Selain itu, tubuh juga rentan terhadap faktor penyebab stres oksidatif yang bisa menimbulkan gejala degeneratif pada sel dan jaringan tubuh. Stres oksidatif adalah kondisi ketika terlalu banyak jumlah radikal bebas dalam tubuh yang disertai dengan kurangnya zat antioksidan.

Stres oksidatif juga bisa menyebabkan kerusakan pada sel, jaringan, dan DNA yang bisa memicu berbagai macam penyakit degeneratif. Di samping itu, gaya hidup bisa mempengaruhi kondisi kesehatan jaringan tubuh.

Beberapa gaya hidup bisa mempercepat kerusakan jaringan tubuh yang mengakibatkan penyakit degeneratif. Berikut beberapa faktor risiko dari penyakit degeneratif:

  • Pola makan yang tidak sehat, seperti mengonsumsi makanan yang tinggi lemak jenuh dan gula, rendah serat dan rendah zat gizi mikro akan menyebabkan masalah kegemukan dan meningkatkan jumlah radikal bebas. Hal ini bisa memicu munculnya penyakit degeneratif.

  • Aktivitas fisik dan olahraga yang sangat berlebihan bisa meningkatkan pembentukan radikal bebas dan pertumbuhan jaringan sementara pada otot. Namun, perlu diingat bahwa aktivitas fisik dan olahraga tidak bisa dihindari agar dapat menjaga kesehatan tubuh.

  • Kebiasaan merokok atau terkena paparan polusi bisa menyebabkan seseorang terpapar radikal bebas yang bisa mengakibatkan kerusakan pada sel dan jaringan tubuh.

  • Stres yang tidak dikelola dengan baik dapat meningkatkan hormon yang bisa memicu kerusakan dalam tubuh. Contohnya hormon kortisol yang biasa dihasilkan oleh tubuh saat stres akan mempengaruhi kesehatan otak dengan mengganggu pengiriman sinyal antar sel, membunuh sel otak, dan lain-lain.

  • Gangguan kesehatan tertentu yang dapat menyebabkan kerusakan pada sel dan jaringan dalam tubuh.

Baca Juga: Sakit Tulang Belakang: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Cara Mencegah Penyakit Degeneratif

Salah satu cara mencegah penyakit degeneratif adalah rutin berolahraga. Foto: Pexels.com

Penyakit degeneratif sebenarnya tidak bisa dicegah secara total karena sebagian besar jaringan dalam tubuh akan mengalami penurunan fungsi seiring bertambahnya usia. Namun, ada beberapa cara untuk mencegah penyakit degeneratif.

Mengutip dari buku Penyakit Degeneratif oleh I Putu Suiraoka, berikut cara untuk menghambat terjadinya penyakit degeneratif:

  • Menjangkau dan mempertahankan berat badan yang idea. Hal ini bisa meningkatkan kesehatan dan ketahanan tubuh terhadap berbagai jenis penyakit degeneratif, seperti kanker, penyakit kardiovaskular, diabetes, penyakit gusi periodontal, degenerasi makula, dan penyakit terkait usia lainnya.

  • Mengatur program olahraga agar tubuh aktif secara fisik, tetapi tidak berlebihan. Olahraga yang bisa dicoba adalah berjalan, hiking, berlari, aerobik, berlatih di gym.

  • Mengatur pola makan dengan mengonsumsi makanan yang bergizi dan menyehatkan. Hindari makanan dengan lemak jenuh dan garam yang tinggi karena dapat meningkatkan risiko terkena kanker, serangan jantung, stroke, diabetes, dan penyakit terkait usia lainnya.

  • Perbanyak konsumsi makanan dengan zat antioksidan. Zat antioksidan akan membantu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan jaringan degeneratif.

Penyakit degeneratif adalah kondisi yang menyebabkan gangguan dan penurunan fungsi pada sel dan jaringan secara bertahap. Gejala yang ditimbulkan bisa berbeda-beda pada setiap orang tergantung pada jaringan dan organ yang terkena kondisi ini.

Jika merasakan mengalami penurunan fungsi organ tertentu, cobalah untuk mendiskusikan dengan dokter. Dokter akan membantu mendiagnosis penyakit apa yang dimiliki serta menganjurkan penanganan yang tepat untuk mengatasi penyakit tersebut.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(SAI)

Frequently Asked Question Section

Apa itu penyakit neoplastik?

chevron-down

Penyakit neoplastik, yaitu jenis penyakit yang ditandai dengan pertumbuhan jaringan abnormal dalam tubuh.

Apa yang dimaksud dengan stres oksidatif?

chevron-down

Stres oksidatif adalah kondisi ketika terlalu banyak jumlah radikal bebas dalam tubuh.

Apa manfaat antioksidan bagi kesehatan tubuh?

chevron-down

Zat antioksidan akan membantu menangkal radikal bebas penyebab kerusakan jaringan degeneratif.