Kumparan Logo
Konten Media Partner

Sariawan pada Bayi: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobati

Kata Dokter

·waktu baca 4 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi bayi menangis karena sariawan. Foto: Tom Wang/Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi bayi menangis karena sariawan. Foto: Tom Wang/Shutterstock

Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut yang ditandai dengan bercak putih kekuningan. Peradangan ini dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir, lidah, gusi, dan langit-langit.

Meski bukan termasuk penyakit berbahaya, sariawan sangat mengganggu penderitanya. Penyakit ini dapat mengurangi selera makan, menyebabkan rasa perih, dan menimbulkan peradangan.

Ada beberapa jenis sariawan yang umum dijumpai, di antaranya stomatitis afthosa, oral thrush, dan stomatitis herpetic. Penyakit ini dapat menyerang siapa saja, termasuk bayi.

Biasanya, sariawan pada bayi bisa sembuh sendiri dalam waktu yang cukup singkat. Apa penyebab sariawan pada bayi? Untuk mengetahuinya, simaklah penjelasan dalam artikel berikut ini.

Penyebab Sariawan pada Bayi

Mengutip buku Mama Papa Wajib Tahu: Anak Sehat, Ceria, dan Bahagia karya Ayu Bulan Febry, dkk (2020), sariawan pada bayi dapat disebabkan oleh infeksi jamur yang tumbuh di dalam mulut. Kondisi ini dapat ditandai dengan adanya lapisan atau bercak putih pada pangkal lidah bayi.

Ilustrasi sariawan pada bayi. Foto: Shutter Stock

Lapisan putih tersebut dapat menempel di pangkal lidah dan bila dikelupas bisa meninggalkan bekas kemerahan. Karena terasa sakit, sariawan ini dapat mengakibatkan bayi malas makan.

Dalam kondisi lain, sariawan pada bayi juga bisa disebabkan oleh penumpukan sisa-sisa susu yang tidak dibersihkan. Ini bisa membuat jamur Candida albican berkembang biak dalam mulut bayi.

Karena sistem imun bayi belum sempurna, pertumbuhan jamur tersebut pun bisa semakin parah. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini bisa menimbulkan masalah yang serius.

Gejala Sariawan pada Bayi

Bayi yang mengalami sariawan umumnya akan memperlihatkan gejala tertentu seperti rewel, tidak mau makan, memuntahkan makanan yang masuk, dan gelisah. Kemudian, penyakit ini juga dapat menyebabkan mulut berbau karena pertumbuhan kuman atau jamur.

Pada beberapa kasus, bayi yang mengalami sariawan juga mengeluarkan air liur lebih dari biasanya. Suhu tubuhnya terkadang meningkat hingga mencapai 40°C.

Biasanya rasa perih akan terasa 1-2 hari setelah infeksi. Rasa sakit tersebut dapat bertahan 3-4 hari tergantung pada tingkat keparahannya. Setelah itu, akan tumbuh lembaran fibrin putih di pangkal lidah bayi.

Ilustrasi sariawan pada bayi. Foto: Shutterstock

Gejala sariawan pada bayi umumnya dapat sembuh dengan sendirinya dalam waktu 7-10 hari. Proses penyembuhan tersebut dapat berbeda tergantung pada jenis sariawannya. Dikutip dari situs IDAI, berikut jenis-jenis sariawan yang biasa dijumpai:

  1. Stomatitis aphtousa: Sariawan aphtousa paling banyak dijumpai pada pasien bayi dan anak-anak. Biasanya, sariawan ini muncul ketika lidah, bibir, langit-langit, atau gusi anak tidak sengaja tergigit atau tergores sikat gigi.

  2. Oral thrush: Sariawan yang dikenal juga dengan istilah kandidiasis mulut ini disebabkan oleh infeksi jamur Candida albicans. Oral thrush sering terjadi pada anak dengan daya tahan tubuh yang lemah. Terkadang, sariawan ini juga muncul karena konsumsi obat-obatan dan pasien kurang menjaga kebersihan mulutnya.

  3. Stomatitis herpetic: Stomatitis herpetic disebabkan virus Herpes simplex. Sariawan di tenggorokan ini terjadi ketika ada virus yang menginfeksi bersamaan dengan daya tahan tubuh si kecil yang melemah.

  4. Sariawan terkait penyakit hand, foot and mouth disease. Luka sariawan ini biasanya banyak dan sangat nyeri. Gejala yang timbul disertai dengan lesi kulit di  telapak tangan dan kaki.

Baca Juga: Sariawan di Bibir: Gejala, Penyebab, dan Cara Mengobatinya

Cara Mencegah dan Mengobati Sariawan pada Bayi

Untuk mencegah sariawan pada bayi, Anda perlu menjaga kebersihan dot dan empeng yang digunakan. Kemudian bersihkan area dalam mulut bayi setiap habis minum susu.

Caranya cukup mudah, yakni dengan membalut jari telunjuk Anda menggunakan kain kasa yang dicelup air hangat. Arahkan ujung jari tersebut untuk membersihkan lidah, langit-langit, dan bagian dalam mulut bayi.

Sementara untuk mengobatinya, Anda bisa mengatur makanan yang sehat dan bergizi bagi bayi. Berikut beberapa tips yang bisa diikuti:

  • Memberikan ASI eksklusif untuk bayi yang berusia di bawah 6 bulan.

  • Rutin membersihkan asupan makanan yang mengandung vitamin B3 seperti serealia, daging, ikan, alpukat, kacang-kacangan, dan hati ayam.

  • Hindari makanan seperti susu, gandum, stroberi, jeruk, tomat, dan ragi yang dapat menyebabkan reaksi alergi pada rongga mulut.

  • Konsumsi buah dan sayur yang mengandung vitamin C. Sebab, kekurangan vitamin ini dapat mengakibatkan jaringan dalam rongga mulut dan jaringan penghubung antara gusi dan gigi menjadi robek.

  • Rutin mengompres bagian mulut bayi dengan es batu. Ini dilakukan agar area munculnya sariawan dapat mati rasa.

  • Oleskan krim atau gel yang memberikan efek soothing di area luka.

  • Beri bayi makanan yang bertekstur lembut dan dingin. Anda bisa mencampurkan menu MPASI dengan cairan sehat seperti susu ataupun madu.

  • Pastikan bayi meminum cairan yang cukup untuk mencegahnya dari dehidrasi.

  • Buat larutan alami yang terbuat dari air, garam, dan soda kue. Setelah itu, celupkan kapas atau kain kasa pada larutan dan tempelkan ada area yang sariawan. Lakukan sebanyak 3-4 kali untuk mempercepat proses penyembuhan.

Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.

(MSD)

Frequently Asked Question Section

Apa yang dimaksud dengan sariawan?

chevron-down

Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut yang ditandai dengan bercak putih kekuningan.

Di mana letak sariawan?

chevron-down

Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, dan langit-langit.

Apa penyebab sariawan pada bayi?

chevron-down

Sariawan pada bayi dapat disebabkan oleh infeksi jamur yang tumbuh di dalam mulut.