Sesak Nafas karena Asam Lambung: Penyebab hingga Cara Menanganinya
ยทwaktu baca 4 menit

Sesak nafas karena asam lambung bisa terjadi pada penderita penyakit GERD (gastroesophageal reflux disease). Sesak napas juga bisa disertai dengan beberapa gejala lainnya, seperti sakit ulu hati, pusing, dan lain-lain.
GERD adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan terjadinya refluks asam atau naiknya kembali asam lambung ke saluran pencernaan atas. Gangguan ini disebabkan oleh terbukanya katup pada otot kerongkongan, sehingga cairan dan makanan lambung bisa naik.
Pada kondisi tertentu, asam lambung bisa menyebabkan sesak napas. Mengapa bisa terjadi? Cari tahu penjelasannya di bawah ini.
Penyebab Sesak Nafas karena Asam Lambung
Sesak napas bisa menjadi salah satu gejala dari penyakit asam lambung atau GERD. Asam lambung akan naik ke kerongkongan dan mengiritasi bagian kerongkongan.
Jika tidak segera diatasi, cairan asam lambung akan masuk ke saluran pernapasan, bahkan paru-paru. Saluran pernapasan akan teriritasi atau meradang, sehingga menyebabkan kesulitan dalam bernapas.
Mengutip dari jurnal Gastroesophageal Reflux Disease (GERD) oleh Danisa M. Clarrett, dkk, berikut beberapa dampak masuknya cairan asam lambung ke saluran pernapasan:
Peradangan paru-paru: Jika asam lambung masuk ke dalam paru-paru, ini dapat menyebabkan peradangan atau penyempitan saluran udara. Kedua kondisi tersebut dapat memicu gangguan bronkitis atau pneumonia.
Iritasi saluran pernapasan atas: Jika asam lambung naik dan mengiritasi sistem pernapasan bagian atas, termasuk tenggorokan, penderita mungkin mengalami postnasal drip, dada terasa berat dan tersumbat, dan batuk.
Asam lambung masuk ke bagian paru-paru biasanya pada saat tidur. Kondisi tersebut bisa menyebabkan pembengkakan saluran udara. Ini dapat menyebabkan serangan asma atau pneumonia aspirasi.
Pada penderita asma, refluks asam lambung akan meningkatkan kekambuhan dan dapat memperparah kondisi yang dimiliki.
Seseorang yang mengidap asma juga banyak mengembangkan penyakit asam lambung. Ketika serangan asma terjadi, saluran pernapasan akan mengalami penyempitan.
Kondisi itu akan mempengaruhi kerongkongan. Dengan demikian, otot kerongkongan akan tertekan dan asam lambung akan berhasil naik ke kerongkongan.
Gejala Sesak Nafas karena Asam Lambung
Gejala sesak napas yang dirasakan penderita asam lambung mungkin akan disertai dengan beberapa gejala, di antaranya:
Sensasi terbakar, sakit, dan rasa asam di tenggorokan
Nyeri dada dan sesak (biasanya dimulai setelah makan dan dapat menjalar ke bagian ulu hati dan punggung atas)
Suara serak yang disebabkan oleh iritasi tenggorokan (paling sering terjadi di pagi hari)
Kesulitan menelan
Sulit tidur
Bau mulut
Mual atau muntah
Pusing
Komplikasi Sesak Nafas karena Asam Lambung
Komplikasi asam lambung kronis tidak hanya mempengaruhi organ pencernaan, tetapi juga dapat mengakibatkan gangguan pada saluran pernapasan. Berikut beberapa komplikasi yang bisa terjadi jika kondisi ini tidak segera diobati:
Masalah pada paru-paru: asam lambung yang menembus bagian paru-paru akan mengiritasi dan memunculkan luka di organ tersebut. Hal ini akan menyebabkan gangguan pernapasan, seperti pneumonia dengan gejala susah bernapas, batuk, mengi, suara serak, dada terasa berat, hingga peradangan
Masalah di kerongkongan: GERD yang sering terjadi akan merusak jaringan di kerongkongan. Gangguan ini bisa mengembangkan penyakit esofagus Barrett, kanker kerongkongan, esofagitis erosif, dan striktur esofagus
Cara Mengatasi Sesak Nafas karena Asam Lambung
Sama halnya GERD yang dapat menyebabkan sesak napas dan sebaliknya, mengobati GERD seringkali membantu memperbaiki gejala sesak napas. Para ahli meyakini bahwa kunci dari sesak napas karena asam lambung adalah mengatasi asam lambung tersebut.
Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati asam lambung.
Perubahan Gaya Hidup dan Pola Makan
Perubahan gaya hidup dan pola makan berdampak signifikan pada penderita GERD. Jika menderita GERD atau refluks asam, coba langkah-langkah berikut:
Hindari makanan dan minuman pemicu GERD, seperti makanan berlemak, gorengan, dan pedas, kafein, dan minuman bersoda).
Makanlah dalam porsi kecil, terutama di malam hari.
Jangan makan sebelum tidur
Tinggikan kepala menggunakan bantal saat tidur, dan tidur miring ke kiri
Menurunkan berat badan
Berhenti merokok.
Minum Obat Asam Lambung
Berbagai obat asam lambung terbukti efektif dalam mengatasi asam lambung, di antaranya:
Antasida, yaitu obat yang bekerja dengan cara menetralkan asam lambung
Penghambat reseptor H2 (H2 blocker), yakni obat yang berfungsi untuk menghambat produksi asam lambung
Inhibitor pompa proton, yaitu obat yang bekerja dengan mengurangi produksi asam lambung
Jika gejala GERD semakin memburuk dan tak kunjung hilang, penderita harus memeriksakan diri ke dokter. Hal ini sangat penting untuk dilakukan karena jangan sampai GERD dapat menghambat aktivitas sehari-hari.
GERD dan refluks asam lambung dapat menyebabkan sesak napas, mengi, dan masalah pernapasan lainnya. Kondisi sesak nafas karena asam lambung ini perlu segera ditangani karena dapat menimbulkan komplikasi yang berbahaya bagi sistem pernapasan maupun pencernaan.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SAI)
Frequently Asked Question Section
Apa itu GERD?

Apa itu GERD?
GERD adalah gangguan pencernaan yang ditandai dengan naiknya kembali asam lambung ke saluran pencernaan atas.
Bagaimana asma menyebabkan penyakit asam lambung?

Bagaimana asma menyebabkan penyakit asam lambung?
Asma akan menyebabkan kerongkongan tertekan dan memicu naiknya asam lambung ke kerongkongan.
Apa saja obat untuk asam lambung?

Apa saja obat untuk asam lambung?
Asam lambung bisa ditangani dengan obat antasida, H2 blocker, atau inhibitor pompa proton.
