Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride: Manfaat, Dosis, hingga Efek Samping
·waktu baca 6 menit

Lerzin obat apa? Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride (HCl) adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti gatal-gatal, ruam kulit, batuk, dan bersin-bersin. Obat ini dapat meredakan gejala alergi pada sejumlah kondisi, terutama rhinitis alergi, urtikaria (biduran), dan konjungtivitis.
Lerzin Cetirizine Hydrochloride termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai anjuran dokter. Obat ini dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dan anak-anak dengan dosis sesuai.
Table Embed
Menampilkan 10 data dari 8 data
Lerzin Cetirizine Hydrochloride 60 ml | |
|---|---|
Harga | Rp9.000 - Rp19.000 per botol |
Indikasi dan Manfaat | Mengatasi gejala alergi, seperti gatal-gatal, ruam kulit, batuk, dan bersin-bersin. |
Komposisi | Cetirizine 5 mg (per 5 ml) |
Dosis dan Aturan Pakai | Dewasa dan anak-anak usia di atas 12 tahun: dosis 10 ml, diminum sebanyak 1 kali sehari. Obat ini bisa dikonsumsi sebelum makan. |
Efek Samping | Sakit kepala, pusing, vertigo, sakit perut, mual, dan muntah. |
Cara Penyimpanan | Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung. |
Peringatan | Tidak boleh digunakan untuk pasien yang alergi terhadap kandungan obat, menderita gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat, serta ibu hamil dan menyusui. |
Golongan Obat | Obat Keras |
Pengertian Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride
Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride obat apa? Lerzin adalah obat sediaan sirup yang mengandung zat aktif Cetirizine Hydrochloride. Obat ini digunakan untuk mengobati gejala alergi, seperti gatal-gatal, ruam kulit, batuk, pilek, dan bersin-bersin.
Cetirizine Hydrochloride sendiri termasuk ke dalam golongan obat antihistamin. Obat ini bekerja dengan cara menghentikan produksi histamin, yakni zat kimia yang dilepaskan oleh sel-sel darah putih ketika tubuh mengalami reaksi alergi atau infeksi.
Dengan cara kerjanya tersebut, Cetirizine Hydrochloride dapat membantu meredakan berbagai gejala pada kondisi alergi dan peradangan, seperti urtikaria, pruritis (gatal-gatal), hingga alergi musiman. Obat ini juga digunakan secara khusus untuk meredakan gejala pada kondisi rhinitis alergi.
Kandungan dan Kegunaan Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride
Setiap 5 ml sirup Lerzin mengandung Cetirizine Hydrochloride sebanyak 5 mg. Obat ini tersedia dengan komposisi sirup 60 ml.
Mengutip jurnal The Clinical Use of Cetirizine in the Treatment of Allergic Rhinitis oleh Zhang L., dkk., Cetirizine adalah obat antihistamin generasi kedua yang bekerja dengan cara menghambat zat histamin. Histamin adalah zat yang dapat menimbulkan reaksi alergi ketika tubuh terpapar partikel-partikel alergen.
Lerzin secara efektif digunakan untuk mengatasi gejala alergi, terutama pada kondisi rhinitis alergi, urtikaria kronis, dan konjungtivitis.
Gejala-gejala alergi yang dapat diobati dengan Lerzin termasuk ruam kulit, mata berair, gatal-gatal, batuk, pilek, sesak napas, dan bersin-bersin.
Cetirizine yang terkandung dalam Lerzin juga telah disetujui Food and Drug Administration (FDA) untuk digunakan dalam mengatasi sejumlah kondisi alergi akut, seperti:
Rhinitis alergi, yaitu peradangan yang terjadi pada bagian dalam rongga hidung akibat reaksi alergi.
Dermatitis atopik, yaitu peradangan kulit yang ditandai dengan kulit kering, gatal-gatal, dan ruam kemerahan.
Urtikaria, yaitu kondisi peradangan yang menyebabkan timbulnya ruam kemerahan dan benjolan di kulit.
Konjungtivitis, yaitu peradangan pada selaput bening yang menutupi bagian putih mata sehingga membuat mata tampak merah.
Keratitis, yaitu peradangan pada kornea mata akibat infeksi yang ditandai dengan mata merah dan disertai rasa nyeri.
Pruritus, yaitu sensasi rasa gatal yang muncul di kulit di mana rasa gatal akan bertambah parah apabila kulit digaruk.
Lerzin bersifat non-sedatif, yaitu tidak terlalu menyebabkan kantuk dibandingkan obat alergi antihistamin generasi sebelumnya. Antihistamin generasi kedua memang dianggap lebih aman untuk dikonsumsi karena memiliki efek samping yang lebih sedikit.
Anjuran Dosis Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride
Sebagai golongan obat keras, penggunaan sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:
Konsumsi Lerzin harus sesuai dengan anjuran dokter dan informasi yang tertera pada kemasan obat. Penggunaannya tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Lerzin tidak boleh digunakan pada pasien yang alergi terhadap kandungan obat.
Lerzin dapat dikonsumsi sebelum makan.
Adapun anjuran dosis dan aturan pakai obat sirup Lerzin secara umum adalah sebagai berikut.
Dewasa dan anak-anak usia di atas 12 tahun: dosis 10 ml, diminum sebanyak 1 kali sehari. Obat ini bisa dikonsumsi sebelum makan.
Anak-anak usia 6-12 tahun: dosis 5 ml, diminum sebanyak 2 kali sehari. Obat ini bisa dikonsumsi sebelum makan.
Anak-anak usia 2-6 tahun: dosis 2,5 ml, diminum sebanyak 2 kali sehari. Obat ini bisa dikonsumsi sebelum makan.
Jika ingin mengonsumsi obat sirup Lerzin, pastikan sudah mengikuti anjuran dosis dengan benar. Sebab, penyalahgunaan obat ini dapat mengakibatkan komplikasi, seperti anafilaksis (syok akibat reaksi alergi yang berat), kejang, gangguan irama jantung, dan pembengkakan wajah.
Kontraindikasi Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride
Sebelum mengonsumsi Lerzin, konsultasikan dengan dokter tentang obat-obatan yang sedang dikonsumsi dan riwayat penyakit yang dimiliki agar tidak terjadi kontraindikasi.
Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki alergi terhadap kandungan obat. Selain itu, konsultasikan kepada dokter terlebih dahulu apabila memiliki kondisi berikut:
Pasien yang memiliki penyakit tukak lambung.
Pasien yang memiliki penyakit asma, emfisema, bronkitis kronis, hipertensi, penyakit jantung, dan penyakit liver.
Pasien yang menderita gangguan fungsi ginjal dan hati.
Pasien yang memiliki infeksi paru-paru dan gangguan sistem kekebalan tubuh.
Ibu hamil dan menyusui.
Cara Mengonsumsi Lerzin dengan Benar
Lerzin termasuk golongan obat keras, sehingga penggunaannya tidak boleh sembarangan. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan saat mengonsumsi obat ini, yaitu:
Sebelum mengonsumsi Lerzin, konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki riwayat kesehatan tertentu, obat-obatan yang sedang dikonsumsi, dan hal-hal lain yang perlu diperhatikan terkait penggunaan obat.
Konsumsi Lerzin harus sesuai petunjuk dokter dan anjuran dosis yang tertera pada kemasan obat. Penggunaannya tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan.
Kocok terlebih dahulu botol obat Lerzin sebelum digunakan. Gunakan sendok takar yang sesuai agar obat yang dikonsumsi tidak melebihi dosis. Jangan mencampurkan obat dengan makanan atau minuman tertentu.
Jika Anda lupa mengonsumsi Lerzin pada waktu yang ditentukan, segera konsumsi obat begitu ingat selama jeda dengan waktu konsumsi berikutnya belum terlalu dekat.
Disarankan untuk mengonsumsi obat Lerzin di jam yang sama setiap harinya agar pengobatan lebih optimal.
Simpan Lerzin di tempat yang sejuk dan kering, serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung. Pastikan obat berada di luar jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Interaksi Lerzin dengan Obat Lain
Lerzin yang mengandung bahan aktif Cetirizine Hydrochloride dapat berinteraksi dengan beberapa jenis obat tertentu. Dikutip dari laman WebMD, adapun interaksi Lerzin dengan obat lain yang perlu diwaspadai, yaitu:
Obat-obatan yang dapat menyebabkan kantuk, seperti obat nyeri opioid (kodein atau hidrokodon), obat batuk, obat tidur, atau obat antidepresan. Kombinasi obat ini dengan Lerzin dapat meningkatkan efek mengantuk yang berlebihan.
Obat-obatan yang kandungan bahan aktifnya sejenis dengan cetirizine, seperti hidroksizin dan levocetirizine. Kombinasi obat-obat ini dapat meningkatkan risiko efek samping.
Obat-obatan antihistamin lain, seperti klorfeniramin dan difenhidramin. Kombinasi obat ini dengan Lerzin dapat menyebabkan penumpukan efek antihistamin yang berlebihan dalam tubuh.
Obat-obatan antihistamin topikal, seperti krim atau salep diphenhydramine. Kombinasi obat ini dengan Lerzin yang sama-sama termasuk antihistamin dapat meningkatkan risiko efek samping.
Obat-obatan antidepresan yang bekerja pada sistem saraf pusat, seperti obat penenang atau obat tidur. Kombinasi ini dapat meningaktkan risiko efek samping yang berbahaya.
Cara Penyimpanan Lerzin
Simpan botol sirup Lerzin pada suhu ruangan yang sejuk dan kering (sebaiknya di bawah 30 derajat Celsius), serta terhindar dari paparan sinar matahari langsung dan kelembapan.
Selain itu, jangan menaruh tempat penyimpanan Lerzin sembarangan. Simpan obat ini di tempat yang jauh dari jangkauan anak-anak dan hewan peliharaan.
Baca Juga: Antihistamin: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping
Efek Samping Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride
Sama seperti obat-obatan lainnya, Lerzin juga memiliki sejumlah efek samping yang bisa terjadi. Berikut beberapa efek samping yang bisa muncul setelah mengonsumsi obat ini, yaitu:
Sakit kepala, pusing, atau vertigo
Sakit perut
Mual atau muntah
Mulut kering
Diare
Sedikit mengantuk
Kelelahan
Pemakaian Lerzin dapat memiliki efek samping yang berbeda-beda bagi setiap orang. Selain itu, obat ini juga dapat memicu efek samping yang lebih serius, seperti pembengkakan pada wajah dan gangguan pernapasan.
Jika mengalami efek samping yang tidak kunjung membaik, segera periksakan diri ke dokter. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis segera.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Frequently Asked Question Section
Apa kegunaan obat Lerzin Cetirizine Hydrochloride?

Apa kegunaan obat Lerzin Cetirizine Hydrochloride?
Sirup Lerzin Cetirizine Hydrochloride (HCl) adalah obat yang digunakan untuk mengatasi gejala alergi, seperti gatal-gatal, ruam kulit, batuk, dan bersin-bersin.
Lerzin termasuk golongan obat apa?

Lerzin termasuk golongan obat apa?
Lerzin Cetirizine Hydrochloride termasuk ke dalam golongan obat keras sehingga penggunaannya harus sesuai anjuran dokter.
Apa saja penyakit yang bisa diatasi dengan Lerzin?

Apa saja penyakit yang bisa diatasi dengan Lerzin?
Lerzin secara efektif digunakan untuk mengatasi gejala alergi, terutama pada kondisi rhinitis alergi, urtikaria kronis, dan konjungtivitis.
