Sucralfate: Manfaat, Dosis, Aturan Pakai, dan Efek Samping

Konten Media Partner
7 November 2022 10:41
·
waktu baca 4 menit
sosmed-whatsapp-white
copy-link-circle
more-vertical
Ilustrasi obat Sucralfate. Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi obat Sucralfate. Foto: Pixabay
ADVERTISEMENT
Sucralfate obat apa? Sucralfate adalah obat yang digunakan untuk mengobati tukak lambung dan duodenum, gastritis kronis, serta profilaksis perdarahan gastrointestinal. Obat ini bekerja dengan membentuk lapisan pelindung pada ulkus sebagai penghalang terhadap asam, garam empedu, dan enzim di perut.
ADVERTISEMENT
Sucralfate termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaannya harus dengan resep dokter. Obat ini dapat dikonsumsi oleh orang dewasa dengan dosis sesuai.
Sucralfate 500 mg
Harga
Rp22.000 - Rp34.000 per botol
Indikasi dan Manfaat
Mengobati tukak duodenum, gastritis kronis, dan profilaksis perdarahan gastrointestinal.
Komposisi
Sucralfate 500 mg (per 5 ml)
Dosis dan Aturan Pakai
Dewasa (tukak duodenum): dosis 500-1000 mg (5-10 ml), diminum sebanyak 3-4 kali sehari atau sesuai anjura dokter. Obat ini dikonsumsi sebelum makan.
Efek Samping
Sakit kepala, pusing, mual, muntah, dan perut kembung.
Cara Penyimpanan
Simpan pada tempat sejuk dan kering, serta terlindung dari cahaya matahari langsung.
Peringatan
Tidak boleh digunakan pada pasien yang alergi terhadap kandungan obat, menderita gangguan fungsi ginjal dan hati yang berat, ibu hamil dan menyusui.
Golongan Obat
Obat Keras

Pengertian Sucralfate

Sucralfate adalah obat yang digunakan untuk mengatasi tukak lambung dan usus halus. Obat ini juga digunakan untuk mengobati gastritis kronis dan profilaksis perdarahan gastrointestinal.
Mengutip jurnal The Protective and Therapeutic Mechanisms of Sucralfate oleh D. Hollander dan A. Tarnawski, Sucralfate termasuk dalam golongan obat yang disebut antiulkus, yakni obat yang digunakan untuk ulkus lambung dan duodenum. Obat ini bekerja dengan membentuk lapisan mukus pada jaringan ulkus yang rusak, sehingga melindunginya dari asam lambung.
Cara kerjanya tersebut dapat membantu mempercepat proses penyembuhan tukak pada lambung dan usus halus. Obat ini juga dapat mencegah terjadinya kerusakan yang dipicu oleh asam lambung, garam empedu, serta enzim pencernaan.
ADVERTISEMENT

Kandungan dan Kegunaan Sucralfate

Sucralfate merupakan obat generik, yaitu obat yang dinamai sesuai dengan kandungan zat aktif yang dimiliki. Obat ini tersedia dengan sediaan komposisi Sucralfate 500 mg.
Dikutip dari jurnal Sucralfate oleh Pujitha Kudaravalli dan Savio John, Sucralfate adalah obat yang digunakan untuk mengobati penyakit tukak lambung dan usus halus.
Obat ini bekerja secara efektif dengan membentuk lapisan pelindung pada dasar tukak, sehingga luka tidak akan berkembang semakin parah. Efeknya, obat ini mampu mengobati luka pada lambung serta usus halus.
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami tukak lambung dapat diobati dengan Sucralfate. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi seorang wanita yang mengalami tukak lambung dapat diobati dengan Sucralfate. Foto: Unsplash
Sucralfate merupakan agen pelindung yang menghalangi tukak pada lambung dan usus halus dari asam peptin, garam empedu, dan enzim di perut. Obat ini juga digunakan untuk mengatasi beberapa penyakit, seperti:
ADVERTISEMENT
  • Tukak lambung, yaitu peradangan pada lambung akibat luka yang ditandai dengan nyeri ulu hati, kembung, dan mual.
  • Esofagitis erosif, yakni kondisi peradangan pada lapisan esofagus atau kerongkongan.
  • Tukak duodenum, yaitu luka terbuka pada lapisan duodenum yang merupakan bagian pertama dari usus halus dan usus dua belas jari.
Selain beberapa penyakit di atas, Sucralfate juga terkadang dikombinasikan dengan obat-obatan antibiotik untuk mengobati infeksi perut yang disebabkan oleh bakteri Helicobacter pylori.

Anjuran Dosis Sucralfate

Sebagai golongan obat keras, penggunaan obat Sucralfate harus sesuai anjuran dokter. Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengonsumsi obat ini, yaitu:
  • Konsumsi Sucralfate harus sesuai dengan anjuran dokter dan informasi yang tertera pada kemasan obat.
  • Penggunaan obat tidak boleh melebihi dosis yang dianjurkan dan disesuaikan dengan kondisi yang dialami.
  • Sucralfate tidak boleh digunakan pada pasien yang alergi terhadap kandungan obat.
  • Sucralfate dapat dikonsumsi sebelum makan.
Ilustrasi konsumsi obat Sucralfate harus sesua anjuran dosis. Foto: Unsplash
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi konsumsi obat Sucralfate harus sesua anjuran dosis. Foto: Unsplash
Adapun anjuran dosis dan aturan pakai Sucralfate secara umum sesuai dengan kondisi pasien adalah sebagai berikut.
ADVERTISEMENT

Dosis Sucralfate untuk Tukak Lambung dan Duodenum

  • Dewasa: dosis 500-1000 mg (5-10 ml), diminum sebanyak 3-4 kali sehari atau sesuai anjura dokter. Obat ini dikonsumsi sebelum makan.

Dosis Sucralfate untuk Gastritis Kronis

  • Dewasa: dosis 1.000 mg (10 ml), diminum sebanyak 4 kali sehari selama 4-8 minggu. Dosis dapat dilanjutkan hingga 12 minggu apabila diperlukan. Obat ini dikonsumsi sebelum makan.

Dosis Sucralfate untuk Profilaksis Perdarahan Gastrointestinal

  • Dewasa: dosis 1.000 mg (10 ml), diminum sebanyak 6 kali sehari atau sesuai anjuran dokter. Obat ini dikonsumsi sebelum makan.

Kontraindikasi Sucralfate

Sucralfate termasuk ke dalam golongan obat keras, sehingga penggunaan obat ini tidak boleh sembarangan. Jangan mengonsumsi obat ini apabila memiliki alergi terhadap kandungan obat, menderita gangguan fungsi hati dan ginjal yang berat, serta menderita osteoporosis.
Selain itu, konsultasikan dengan dokter terlebih dahulu apabila sedang atau pernah menderita penyakit jantung, diabetes, radang usus, dan hipertensi. Obat ini juga tidak boleh dikonsumsi oleh ibu hamil dan menyusui.
ADVERTISEMENT

Efek Samping Sucralfate

Sama seperti obat-obatan lainnya, Sucralfate memiliki sejumlah efek samping yang bisa terjadi. Mengutip National Health Service (NHS), beberapa efek samping yang dapat muncul setelah mengonsumsi obat ini, di antaranya:
  • Sakit kepala, pusing, atau vertigo
  • Mual atau muntah
  • Nyeri otot dan sendi
  • Konstipasi
  • Diare
  • Sembelit
  • Nafsu makan hilang
Selain efek samping di atas, Sucralfate juga dapat menyebabkan reaksi alergi pada beberapa orang, termasuk ruam kulit, pembengkakan bibir atau kelopak mata, sesak napas, dan gatal-gatal. Segera periksakan diri ke dokter apabila mengalami efek samping yang lebih serius, seperti:
  • Diare berat selama lebih dari 3 hari atau buang air besar berdarah.
  • Gangguan ginjal yang ditandai dengan kesulitan berkemih, urine sangat sedikit, atau urine berdarah.
ADVERTISEMENT
Jika merasakan efek samping di atas, segera hentikan pemakaian obat. Konsultasikan kondisi yang dialami kepada dokter agar bisa mendapatkan penanganan medis segera.
Artikel ini telah direview oleh dr. Mikhael Yosia, BMedSci, PGCert, DTM&H.
(SFR)
Apa kegunaan obat Sucralfate?
chevron-down
Sucralfate termasuk golongan obat apa?
chevron-down
Bagaimana cara kerja obat Sucralfate?
chevron-down
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
comment0 01 April 2020