Cara Mengitung Kalori Makanan untuk Mengatur Asupan Harian
Artikel yang membahas review restoran, kafe
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Katalog Resto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Cara mengitung kalori makanan perlu diketahui untuk mendapatkan berat badan yang ideal. Selain berolahraga, penting sekali menerapkan pola makan yang sehat dan teratur.
Salah satu asupan makanan yang perlu diperhatikan adalah kalori yang berfungsi untuk membentuk energi bagi tubuh. Hal ini membuat tubuh dapat berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, cara mengitung kalori perlu dipraktikkan setiap mengonsumsi makanan.
Cara Mengitung Kalori Makanan
Cara mengitung kalori makanan cukup mudah dilakukan. Tujuannya untuk meningkatkan kesadaran tentang apa saja yang perlu dikonsumsi dan dibatasi. Apalagi, saat menjalani program diet sehat. Beberapa langkah yang perlu dilakukan yakni sebagai berikut:
1. Membaca Informasi Nilai Gizi Makanan
Mengutip buku Edukasi Gizi pada Remaja Obesitas, La Supu, dkk (2022), langkah pertama yang perlu dilakukan adalah membaca informasi nilai gizi pada kemasan untuk mengitung kalori makanan. Hampir setiap produk makanan menyertakan informasi nilai gizi pada kemasannya.
Informasi ini disajikan dalam bentuk grafik di bagian belakang atau samping kemasan. Umumnya, label nilai gizi suatu produk menampilkan seberapa banyak kandungan kalori dalam satu porsi makanannya.
2. Mengalikan Setiap Zat Gizi Makro dengan Kalori
Agar mengetahui jumlah kalori makanan, langkah berikutnya yang perlu dipraktikkan adalah mengalikan jumlah protein, karbohidrat, dan lemak yang tertera pada produk makanan.
Satu gram protein umumnya mengandung 4 kalori dan satu gram karbohidrat juga mengandung kalori yang sama. Adapun satu gram lemak mengandung 9 kalori.
Jadi, jika makanan yang dikonsumsi mengandung 15 gram protein, 30 gram karbohidrat, dan 10 gram lemak, maka hasil kalori dalam makanan tersebut 270 kalori dengan rincian protein 60 kalori, karbohidrat 120 kalori, dan lemak 90 kalori.
3. Mempertimbangkan Jumlah Kalori dengan Porsi Makanan
Jumlah kalori yang telah diketahui sebelumnya hanya menunjukkan nilai kalori pada satu porsi makanan. Jika mengonsumsi beberapa porsi makanan, jumlah kalori yang masuk ke dalam tubuh bisa jauh lebih banyak.
Oleh karena itu, atur seberapa banyak porsi makan yang tepat dengan kebutuhan kalori harian. Contohnya, makanan dengan 270 kalori per porsi akan menghasilkan 910 kalori jika dikonsumsi sebanyak tiga kali.
Baca juga: 4 Pilihan Makanan Rendah Serat untuk Membantu Atasi Masalah Pencernaan
Cara mengitung kalori makanan yang disebutkan di atas bisa dijadikan panduan. Dengan begitu, kesehatan dan berat badan bisa tetap terjaga. (DLA)