Kalori Tempe Bacem sebagai Makanan yang Diet Friendly
Artikel yang membahas review restoran, kafe
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Katalog Resto tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Bagi yang gemar olahan tempe, pasti sudah tidak asing lagi dengan tempe bacem. Olahan ini biasa dikonsumsi dengan nasi hangat. Akan tetapi bagi yang sedang diet sering kali mempertanyakan besaran kalori tempe bacem.
Sebab, makanan ini memiliki rasa yang manis dan diproses dengan direndam ke dalam air gula dan garam. Sehingga, ditakutkan bahwa makanan yang enak ini memiliki kalori tinggi dan tidak cocok dikonsumsi saat program diet.
Kalori Tempe Bacem
Tempe bacem merupakan makanan asli Indonesia, lebih tepatnya adalah dari Pura Pakualaman yang tercipta oleh seorang bangsawan bernama Kajoran di abad ke-18 untuk dihidangkan kepada Pangeran Sambernyawa.
Adapun kalori tempe bacem terbilang cukup rendah, yakni 49 kkal untuk setiap potongnya atau 244 kkal untuk setiap porsinya. Selain kalori yang cukup rendah, tempe bacem juga kaya akan nutrisi lainnya untuk setiap 100 gramnya yakni:
Protein: 19g
Karbohidrat: 9g
Lemak: 11g
Natrium: 9 mg
Kalium: 412 mg
Zat besi: 2,7 mg
Magnesium: 81 mg
Kalsium: 111 mg
Resep Membuat Tempe Bacem
Sebagai makanan yang rendah kalori dan dapat bertahan lama, membuat tempe bacem terbilang tidak terlalu sulit.
Resep untuk membuat tahu bacem yang dikutip dari buku 100 Resep Makanan Sehat Peningkat Imunitas & Kecerdasan Bayi - Balita oleh Tuti Soenardi (2020) yakni:
Bahan
5 potong tempe @ 40 gram,
potong bundar
300 ml air kelapa
1 iris lengkuas
1 lbr daun salam
1 sdt bawang putih cincang
1 sdt ketumbar
25 gram gula merah
Sedikit garam
1 sdm minyak
Cara Membuat Tempe Bacem
Masukkan tempe yang sudah dipotong, air kelapa, dan semua bumbu lalu tutup wajan.
Masak tempe bacem dalam api sedang.
Angkat tempe bacem yang sudah dimasak ketika air hampir mengering.
Jika ingin digoreng, panaskan minyak ke dalam wajan.
Usahakan menggunakan minyak rendah kalori agar tidak menambah kalori dari tempe bacem.
Goreng hingga mengering.
Angkat dan tiriskan.
Baca Juga: 6 Makanan Tinggi Kalori dan Protein yang Sehat untuk Menaikkan Berat Badan
Sebagai makanan asli Indonesia, makanan ini ternyata kaya akan gizi namun tetap cocok dikonsumsi bagi yang sedang menjalani program diet. Terlebih jika dikonsumsi tanpa digoreng akan lebih sehat lagi tanpa menambah kalori yang berlebih.(MZM)