Konten dari Pengguna

Ahn Jung Hwan, Lagi Sibuk Apa nih Sekarang?

Katondio Bayumitra Wedya

Katondio Bayumitra Wedya

Moslem. Author of Arsenal: Sebuah Panggung Kehidupan

clock
comment
5
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Katondio Bayumitra Wedya tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Selebrasi Ahn Jung Hwan (Foto: FIFA)
zoom-in-whitePerbesar
Selebrasi Ahn Jung Hwan (Foto: FIFA)

18 Juni 2002 adalah hari yang membanggakan bagi warga Korea Selatan, sekaligus menyedihkan bagi warga Italia. Sejarah telah terukir pada sebuah pertandingan, di babak 16 besar Piala Dunia 2002 yang diselenggarakan di dua negara, Korea dan Jepang. Secara dramatis, tim nasional sepak bola Korea Selatan berhasil mengalahkan tim nasional sepak bola Italia dengan skor tipis 2-1. Golden goal di menit ke-117 yang langsung menyingkirkan Italia dari perheletan akbar empat tahunan itu dicetak oleh pria bernama Ahn Jung Hwan, yang kala itu masih berstatus pemain klub Serie A Italia, AC Perugia Calcio.

Gol yang dicetak Ahn Jung Hwan di Daejeon World Cup Stadium, kota Daejeon, Korea Selatan, markas klub K-League, Daejeon Citizen itu berhasil membuat pendukung timnas Korea Selatan mengelu-elukannya sebagai pahlawan dan idola baru mereka. Akan tetapi, nasib nahas justru menimpanya di negeri rantau. Jika di Korea dia dipuja-puja, di Italia ia malah jadi terhina.

Sehari setelah Ahn Jung Hwan mencetak gol fenomenal tersebut, Luciano Gaucci, selaku owner dari Perugia memecat suami dari Lee Hye Won itu dari klub. Alasannya, Gaucci merasa tidak membutuhkan seorang yang 'telah menghancurkan' sepak bola Italia untuk bermain di klubnya. Kritikan banyak mengalir ke arah Gaucci dan Perugia, hingga akhirnya mereka pun meminta maaf dan menyodokan kontrak baru untuk Ahn.

Namun, ya namanya sudah sakit hati, merasa Perugia telah 'membunuh karakternya', Ahn Jung Hwan lantas menolak berurusan lagi dengan Perugia. Setelah Piala Dunia 2002, Ahn Jung Hwan memutuskan bermain di Liga Jepang bersama Shimizu S-Pulse, lalu Yokohama F. Marinos. Ia juga sempat kembali menjajal Eropa, bersama klub Prancis FC Metz dan klub Jerman, MSV Duisburg. Tahun 2007, ia memutuskan kembali ke Korea, membela Suwon Bluewings, dan pada tahun 2008 membela Busan Ipark, sebelum akhirnya menutup karir sebagai pesepakbola pada tahun 2011 setelah tiga tahun dikontrak oleh klub Tiongkok, Dalian Shide.

Para pencinta sepak bola, khususnya generasi milenial, dan orang-orang yang menjadi saksi hidup gol fenomenal Ahn Jung Hwan 15 tahun yang lalu itu pastinya bertanya-tanya, "Sekarang, beliau sedang sibuk apa ya?"

Pria yang telah menyumbang 17 gol untuk timnas senior Korea Selatan itu kini menjadi seorang pesohor di televisi. Ada banyak acara televisi Korea Selatan yang ia gawangi, di antaranya:

  1. "The Human Condition" (acara variety show, ia hadir di season 4);

  2. "Please Take Care of My Refrigerator" (acara variety show, menggantikan Jung Hyung Don sejak awal tahun 2016);

  3. "Cook Representative" (acara variety show, acara spin off dari "Please Take Care of My Refrigerator")

  4. "My Little Television" (acara variety show, yang bahkan pernah membahas pertandingan antara Korea Selatan melawan Italia yang fenomenal itu);

  5. "Flower Crew" (acara reality show, berlangsung 29 episode); dan masih banyak lagi

Ahn di program TV Korea (Foto: BNT News)
zoom-in-whitePerbesar
Ahn di program TV Korea (Foto: BNT News)

Kini, ketimbang masih bersibuk-sibuk ria di ranah lapangan hijau, pria kelahiran Paju, Gyeonggi, Korea Selatan itu lebih akrab di televisi sebagai seorang penghibur. Walaupun, terkadang ia juga masih suka diajak sebagai komentator di beberapa siaran pertandingan langsung sepak bola di televisi Korea Selatan.

Jadi, bukan hanya Park Ji Sung saja, mantan pesepakbola yang eksis di dunia hiburan Korea Selatan tapi juga Ahn Jung Hwan. Jika 15 tahun yang lalu Ahn Jung Hwan menghibur masyarakat Korea Selatan dengan gol sundulan indahnya ke gawang Gianluigi Buffon, maka kini ia menghibur masyarakat Korea Selatan dengan cara yang lain. Gak mau kalah dari Lee Min Ho mungkin dia.