Konten dari Pengguna

6 Lagu yang Memiliki Makna Tersembunyi dalam Liriknya

kawula muda

kawula muda

Lika-liku dunia anak muda

clock
comment
1
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari kawula muda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Born in th U.S.A. (Foto: makeagif.om)
zoom-in-whitePerbesar
Born in th U.S.A. (Foto: makeagif.om)

Lagu adalah salah satu media paling efektif untuk menyampaikan pesan (atau bahkan mendoktrin), tidak heran beberapa produk ataupun campaign biasa memiliki jingle sendiri. Memadukan nada yang catchy dengan lirik yang menohok biasa menjadi senjata bagi para musisi dalam mengekspresikan diri.

Bahkan beberpa lagu menjadi tempat sang musisi mengungkapkan perasaannya secara eksplisit. Nah, melalui story ini kami ingin coba mengangkat beberapa lagu yang sering kali disalahartikan oleh pendengarnya.

1. Blackbird-The Beatles

Dari liriknya, band legendari asal Liverpool, Inggris ini memang seperti menceritakan tentang seekor burung (hitam) yang tidak bisa terbang karena sayapnya yang tersayat. Bagi beberapa orang mungkin mengaggap metafor burung hitam sebagai seorang yang menanti-nanti untuk dapat terbang bebas.

Namun jika melihat kembali ke tahun 1968 saat lagu ini dirilis, pesan yang ingin disampaikan Paul McCartney cs adalah tentang diskriminasi yang diterima kaum kulit hitam kala itu. Blackbird adalh metaphor bagi African-American dalam memperjuangkan hak mereka sebagai warga sipil di rentang waktu itu.

video youtube embed

2. Foster The People-Pumped Up Kicks

Membungkus lirik yang "dark" dengan bass line yang sangat catchy dan hentakan drum yang penuh semangat membuat banyak orang kehilangan makna asli dari lagu ini. Frontman band ini, Mark Foster yang merupakan pembuat lagu jingle berhasil membuat lagu yang terkesan gembira tentang seseorang yang berkhayal menjadi pembunuh sadis.

Meski begitu nampaknya tidak banyak orang yang juga peduli dengan lirik lagunya lantaran musik yang dibuat band asal California ini sangat danceable.

video youtube embed

3. Extreme-More Than Words

Lagu hits dari tahun 1991 ini merupakan salah satu yang paling sering disalah tafsirkan. Banyak orang mengartikan lagu ini sebagai "kode" untuk meminta sesuatu yang lebih dari pasangan lantaran mengucapkan "I Love You" tidaklah cukup untuk menunjukan rasa sayang.

Padahal menurut Nuno Bettencourt, sang gitaris yang juga menciptakan lagu ini, More Than Words adalah tentang kata "I Love You" yang terlalu mudah diucapkan orang untuk menyelesaikan suatu masalah hingga rangkaian kata ini malah kehilangan makna dan tidak berarti lagi. Duh, Syedhap

video youtube embed

4. The Police-Every Breath You Take

Sempat menjadi "lagu wajib" dalam acara penikahan, lagu ini sebenarnya memilik cerita yang cukup suram. Every Breath You Take sering kali dianggap sebagai bentuk perhatian terdalam dari seseorang untuk pasangannya, hingga tiap gerak-geriknya akan selalu mendapat perhatian.

Padahal kalau mau kamu sadari lebih dalam, ini adalah lagu tentang sorang stalker yang sangat tergila-gila terhadap seorang wanita hingga tiap langkah yang dibuat si wanita pun akan diperhatikan oleh sang stalker. Jadi kalau kamu mendengar lagu ini di resepsi perkawinan, mungkin salah satu dari mempelai adalah stalker dari pasangannya.

video youtube embed

5. Van Halen- Jump

Satu lagi lagu dengan riff synthesizer yang membuat suasana lagu menyenangkan namun terdapat rahasia gelap di dalamnya. Lagu ini sering kali dianggap sebagai ajakan untuk melompat dan menikmati alunan musik dengan bersemangat. Lantunan musik yang enerjik juga memperkuat asumsi ini.

Padahal lagu ini dibuat ketika David Lee Roth, sang vokalis sedang menyaksikan berita tentang seseorang yang akan melompat dari atas gedung untuk bunuh diri. Jadi ketimbang tentang ajakan untuk melompat dan menikmati alunan musik, lagu ini adalah tentang bagaimana seseorang akan mengakhiri hidupnya dengan melompat dari ata gedung.

video youtube embed

6. Bruce Springsteen-Born in the U.S.A.

Nah, kalau lagu yang satu ini selain dinyanyikan secara bersemangat juga mengandung lirik dan judul yang terkesan cukup patriotis, tidak mungkin ada yang salah dengan lagu ini kan? Meh, sayangnya lagu ini juga memiliki makna yang berbeda jika diperhatikan secara keseluruhan.

Bruce Springsteen yang menjadi sosok layaknya Iwan Fals di Negeri Paman Sam ini justru menyampaikan kritiknya melalui lagu ini. Born in the U.S.A. adalah tentang realita kehidupan orang-orang Amerika dari lahir di lingkungan yang kotor dan miskin sampai kewajiban pergi perang dan membunuh "yellow man".

Nah bayangkan saja lagu yang seperti ini seringkali diputar di hari kemerdekaan berdampingan dengan lagu nasional.

video youtube embed