Tebus Kesalahan dengan 5 Langkah Ini!

Lika-liku dunia anak muda
Tulisan dari kawula muda tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kecuali lo adalah seorang nabi atau bidadari, pasti lo pernah berbuat salah dalam hidup lo. Yap, lo yang cuma manusia biasa, pasti berlumur kesalahan dalam praktik kehidupan, apalagi ketika lo sampai menyakiti perasaan orang lain.
Wadaw!
Ketika lo berbuat dosa terhadap orang lain, at least hati nurani lo bakal berkecamuk hebat karena rasa bersalah lo. Berkaca dari cerita di novel "Crime and Punishment"-nya Fyodor Dostoievsky, sanksi paling menyakitkan ketika lo melakukan sebuah dosa adalah pergolakan batin yang bikin hidup lo nggak nyaman. Perasaan bersalah akan selalu meliputi hidup lo; bikin makanan yang lo cecap terasa hambar, bikin tidur lo gak nyenyak.
Dan satu-satunya yang lo pikirkan adalah: "Bagaimana caranya gue minta maaf?"
Mengakui kesalahan dan meminta maaf adalah satu-satunya cara supaya lo bisa bebas dari hukuman pergolakan batin yang suffocating itu. Gak ada lagi hal lain yang bisa lo lakukan selain memberanikan diri; hapus rasa takut dan telan gengsi lo untuk akui kesalahan.
Anyway, Kawula Muda punya 5 tahap yang harus dilakuin untuk "membayar" kesalahan lo sama orang lain:
1) Akui bahwa lo emang salah
First step above all: Akui diri lo emang berbuat salah. Ketika dengan kesadaran penuh lo sadar bahwa telah menyebabkan hati orang terluka dan lo mneyesal, di situlah lo bisa naik tahta ke level selanjutnya, yaitu:
2) Buang gengsi, ajak orang yang pengen lo mintain maaf untuk bicara
Ajak orang itu untuk ketemu langsung supaya lo bisa mengungkapkan semua penyesalan lo. Kalau emang gak memungkinkan buat ketemu langsung, bisa lewat telepon, or whatever it is: deklarasikan bahwa lo memang bersalah, lalu....
3) Minta maaf
Yups, utarakan semua perasaan bersalah lo, dan dengan segala kerendahan dan ketulusan hati, ajukan permintaan maaf. Serius, intens, dan tanpa bercanda.
4) Dengarkan keluh kesahnya tentang lo
On a serious note, kamu juga butuh untuk mendengarakan semua keluh kesah orang itu. Gimana perasaannya atas apa yang lo lakuin? Apakah dia bersedia untuk maafin lo? Dan kalau memang dia masih belum bisa terima dengan semua kesalahan lo, tanya apa yang dia inginkan, supaya lo bisa.....
5) Tebus kesalahan lo
Action speaks louder than words. Setuju, bukan? Langsung aja lo tanya dia, apa yang harus lo lakukan untuk memperbaiki keadaan? Apa yang bisa lo lakuin untuk menebus kesalahan lo? Hal ini merupakan resiko yang harus lo tanggung. Jika memang dia gak kasih jawaban, saatnya lo yang inisiatif sendiri buat menemukan solusinya: merenunglah tentang apa yang jadi pokok kesalahan lo, dan kemudian, beraksilah untuk memperbaikinya!
Kalau lo pengen tahu seperti apa bentuk penebusan kesalahan yang super keren, lo bisa intip contohnya di video satu ini:
Video Al dan Prilly ini bakal menunjukan suatu kisah yang mendebarkan tentang seseorang yang bersalah, kemudian kamu akan belajar bahwa, menyatakan penyesalannya dan permintaan maaf lewat aksi konkret itu lebih keren, Kawulda Muda!
Nah, apa kamu punya pengalaman serupa? Yuk, share sama kita!
