Kumparan Logo

Minuman Zero Sugar Makin Populer, Industri F&B Ikuti Selera Konsumen Muda

kumparanFOODverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
PT Ikaria Multirasa Group, perusahaan di balik ZOZO, menjalin kerja sama dengan PT Taurus Gemilang, perusahaan hospitality dan F&B yang telah beroperasi sejak 1989. Foto: Dok. Istimewa
zoom-in-whitePerbesar
PT Ikaria Multirasa Group, perusahaan di balik ZOZO, menjalin kerja sama dengan PT Taurus Gemilang, perusahaan hospitality dan F&B yang telah beroperasi sejak 1989. Foto: Dok. Istimewa

Perkembangan industri makanan dan minuman (F&B) di Indonesia terus diwarnai oleh perubahan preferensi konsumen.

Salah satu tren yang semakin mendapat perhatian adalah meningkatnya minat terhadap pilihan minuman dengan kandungan gula lebih rendah, terutama di kalangan generasi muda yang mulai mempertimbangkan aspek kesehatan tanpa mengesampingkan cita rasa.

Perubahan selera tersebut menjadi bagian dari dinamika pertumbuhan sektor makanan dan minuman di Indonesia. Setelah periode pertumbuhan volume yang cenderung melambat akibat inflasi yang menekan daya beli, pasar FMCG kini kembali berekspansi dengan pertumbuhan sekitar 3,6% dalam beberapa kuartal terakhir.

Sementara itu, sektor Makanan & Minuman tumbuh di atas rata-rata kategori, yakni sekitar 6,49–6,51% menjelang pertengahan 2026.

Pertumbuhan tersebut juga diikuti perubahan lanskap persaingan di industri F&B. Pelaku usaha yang lebih kecil dinilai memiliki ruang untuk bergerak lebih cepat dalam merespons tren lokal dan perubahan preferensi konsumen.

Kehadiran media sosial dan kanal digital turut membuka peluang bagi pelaku usaha untuk mengembangkan produk berdasarkan tren yang berkembang serta berinteraksi langsung dengan konsumen.

Ilustrasi minuman kemasan. Foto: RymanStudio/Shutterstock

Di kategori minuman, salah satu perkembangan yang terlihat adalah semakin beragamnya pilihan produk dengan klaim zero sugar dan zero calorie. Tren ini turut membuka ruang bagi pelaku industri untuk menghadirkan alternatif minuman yang menyesuaikan dengan kebutuhan dan preferensi konsumen.

Dalam konteks tersebut, PT Ikaria Multirasa Group, perusahaan di balik ZOZO, dan PT Taurus Gemilang, perusahaan hospitality dan F&B yang telah beroperasi sejak 1989, mengumumkan investasi strategis baru sebagai bagian dari kemitraan kedua perusahaan untuk mengembangkan kategori minuman zero sugar di Indonesia. Transaksi ini juga didampingi oleh Naiman Global sebagai penasihat (advisor).

ZOZO (Zero Sugar & Zero Calories) merupakan perusahaan minuman soda yang berfokus pada kategori minuman zero sugar dan zero calorie untuk pasar Indonesia. Dua puluh bulan setelah peluncurannya, ZOZO telah memiliki tiga varian produk (SKU), yaitu cola, mixer, dan soda water, yang tersedia di Jabodetabek, Bali, Bandung, dan Surabaya.

Produk ZOZO menggunakan klaim zero sugar dan zero calorie yang telah diregulasi oleh BPOM dan dibuktikan melalui laboratorium, serta telah memiliki sertifikasi halal dari BPJPH. Perkembangan tersebut menjadi salah satu pertimbangan PT Taurus Gemilang dalam melakukan investasi pada entitas usaha yang telah memiliki operasional dan distribusi di pasar.

Investasi ini menjadi bagian dari rencana pengembangan ZOZO di kategori minuman non-alkohol. Perusahaan berencana memperluas portofolionya dari tiga SKU saat ini menjadi enam varian ke depannya, dengan tujuan menyediakan lebih banyak pilihan minuman bagi konsumen Indonesia.

“Kemitraan ini merupakan bentuk kepercayaan terhadap apa yang telah dibangun ZOZO selama dua puluh bulan terakhir, sekaligus ke mana kami akan membawa merek ini selanjutnya,” ujar Yanni Sialas, Co-Founder ZOZO.

Menurut Yanni, bermitra dengan PT Taurus Gemilang merupakan langkah penting dalam ambisi kami untuk turut serta dalam babak baru industri minuman di Indonesia.

"Seiring terus berkembangnya preferensi konsumen, terutama di kalangan konsumen muda yang mencari pilihan zero sugar dan lebih sadar akan kesehatan, kami melihat peluang besar untuk mengembangkan kategori minuman bebas gula," jelas dia.

"Bersama-sama, kami menghadirkan kapabilitas yang saling melengkapi, pemahaman pasar, serta skala usaha untuk menjadikan minuman yang lebih baik semakin mudah diakses oleh masyarakat di seluruh Indonesia,” tambahnya.

PT Ikaria Multirasa Group, perusahaan di balik ZOZO, menjalin kerja sama dengan PT Taurus Gemilang, perusahaan hospitality dan F&B yang telah beroperasi sejak 1989. Foto: Dok. Istimewa

PT Taurus Gemilang, investor di balik putaran investasi ini, merupakan perusahaan hospitality dan F&B yang telah beroperasi sejak 1989. Meskipun berakar dari sektor bandara di Indonesia, PT Taurus Gemilang kini berekspansi ke pusat kota dan ruang gaya hidup modern melalui portofolio yang terus berkembang, termasuk Subform dan Warung Made.

Perkembangan tersebut turut membentuk pendekatan perusahaan dalam mengevaluasi investasi baru.

“Di tengah kondisi pasar yang semakin menantang, kami percaya sangat penting untuk tetap disiplin dan selektif, berfokus pada bisnis dengan fundamental yang kuat, posisi yang jelas, dan potensi jangka panjang,” ujar Budi Purnomo, CEO PT Taurus Gemilang.

Budi melihat ZOZO bukan sekadar merek dengan satu kategori produk, melaikan sebagai bisnis konsumen dengan peluang untuk tumbuh melalui inovasi produk, perluasan distribusi, dan penguatan merek.

"Proposisinya relevan dengan perubahan preferensi konsumen saat ini, sementara kemampuannya dalam eksekusi memberi kami keyakinan terhadap potensinya untuk terus berkembang," terang dia.

“Investasi ini mencerminkan keyakinan kami bahwa bisnis yang kuat dapat terus tumbuh bahkan di tengah pasar yang lebih selektif,” lanjut Budi. Bagi PT Taurus Gemilang, keputusan ini tidak semata-mata didorong oleh kondisi pendanaan saat ini, melainkan oleh keyakinan jangka panjang kami terhadap model bisnis ZOZO, timnya, serta peluang untuk terus mengembangkan merek ini lebih jauh.

Naiman Global, yang bertindak sebagai penasihat dalam transaksi ini, turut menegaskan keyakinannya terhadap fondasi kesepakatan tersebut.

“Tugas kami adalah menerjemahkan kesamaan pandangan ke dalam kerangka komersial yang mengakomodasi prioritas kedua belah pihak dan dapat dijalankan hingga tahap eksekusi. Kami percaya kemitraan yang terbentuk ini memberikan fondasi yang kuat bagi ZOZO untuk memasuki tahap perkembangan berikutnya," Hadian Hatman, Co-Founder dan Managing Partner Naiman Global.