Kumparan Logo
Konten Media Partner

Korban Rusuh Demo Mahasiswa di DPRD Sultra: 66 Luka-luka, 1 Meninggal

kendarinesiaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ribuan mahasiswa se-Kota Kendari saat menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Prov Sultra, Foto: Wiwid Abid Abadi/kendarinesia.
zoom-in-whitePerbesar
Ribuan mahasiswa se-Kota Kendari saat menggelar aksi demonstrasi di depan gedung DPRD Prov Sultra, Foto: Wiwid Abid Abadi/kendarinesia.

Demonstrasi menolak sejumlah RUU yang dilakukan ribuan mahasiswa Kendari di Kantor DPRD Sulawesi Tenggara (Sultra), berujung bentrok dengan aparat keamanan, Kamis (26/9).

Data yang dikumpulkan Korps Suka Rela Palang Merah Indonesia (KSR PMI) Universitas Haluoleo (UHO), ada 66 orang yang didominasi mahasiswa mengalami luka-luka, sedangkan satu korban dinyatakan meninggal dunia.

Koordinator KSR PMI UHO, Abdul Abidu merinci korban yang sempat ditangani pihaknya kurang lebih 66 orang, di antaranya: 1 meninggal dunia, 1 kritis, 3 bocor bagian kepala, 1 patah lengan bagian bawah, 3 pingsan, 1 cedera lengan kiri, 1 cedera bagian dada kiri, 21 sesak napas dan 35 luka ringan pada bagian wajah, kaki, dan tangan.

"Selebihnya adalah korban penanganan terhadap korban gas air mata," kata Abdul kepada wartawan, Kamis malam (26/9).

Dalam demonstrasi itu, KSR PMI UHO melibatkan sekitar 18 relawan. Mereka mendirikan posko tak jauh dari pusat demonstrasi berlangsung.

Wiwid Abid Abadi

kumparan post embed