Kumparan Logo
Konten Media Partner

Waspada Corona, Wali Kota Kendari Imbau Warganya Tak Jabat Tangan Selama 1 Bulan

kendarinesiaverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Wali Kota Kendari, Sulkarnain. Foto: Wiwid Abid Abadi/kendarinesia
zoom-in-whitePerbesar
Wali Kota Kendari, Sulkarnain. Foto: Wiwid Abid Abadi/kendarinesia

Untuk mengantisipasi penularan Virus Corona atau Covid-19, Wali Kota Kendari, Sulkarnain, mengimbau warganya agar tidak berjabat tangan atau 'cipika - cipiki' selama satu bulan ke depan.

"Untuk menghindari adanya kontak, kami mengimbau masyarakat mulai hari ini, atau paling tidak selama 1 bulan ke depan itu menghidari dulu kontak langsung, tidak jabat tangan, tidak 'cipika cipiki'," kata Sulkarnain kepada wartawan, Minggu sore (15/3).

Sulkarnain bilang, imbauan itu diumumkan kepada warga karena menurut informasi yang ia terima bahwa penularan Covid-19 saat ini semakin samar.

"Kita tidak tahu kan, karena informasinya penularannya itu semakin samar. Kalau demam, batuk, kemudian sesak napas, itukan mudah kelihatan, tapi ada beberapa kejadian yang justru positif (Covid-19) setelah nanti sekian hari baru ketahuan, untuk menghindari itu kita minta masyarakat tidak dulu melakukan hal itu (jabat tangan dan cipika - cipiki)," katanya.

kumparan post embed

Menurut Wali Kota Sul--sapaan akrab Sulkarnain--pemerintah Kota Kendari dan seluruh forum koordinasi pimpinan daerah sudah melaksanakan rapat pada Minggu siang (15/3), untuk membahas tentang langkah-langkah antisipasi maupun penanganan wabah Covid-19 di Kendari.

"Seluruh Forkopinda di Kota Kendari hadir semua dalam rapat, seluruh rumah sakit yang ada di sini juga hadir. Kita akhirnya mengambil kesimpulan langkah-langkah prefentif agar tidak menunggu eskalasinya meningkat baru mengambil langkah. Pertama, untuk tindakan kita sudah siapkan satu ruangan khusus di RSUD Kota Kendari untuk dibenahi dan dipersiapkan mengisolasi pasien," katanya.

"Kita berdoa semoga tidak ada yang suspect, apalagi positif Corona khususnya Kota Kendari, tapi kalau sampai itu terjadi, kami sudah menyiapkan ini untuk mem-backup fasilitas yang ada di RS Bahteramas," sambungnya.

Selain itu, Pemkot Kendari juga telah memutuskan untuk meliburkan seluruh SD dan SMP selama dua minggu, terhitung sejak Senin, 16 Maret 2020.

Tak hanya sekolah, Pemkot juga menutup fasilitas umum seperti Car Free Day di Taman Kota dan Pantai Nambo selama 1 bulan. Untuk tempat ibadah, Pemkot mengimbau agar tak menggunakan karpet. Beberapa pertemuan sekala besar juga agar dibatasi lebih dulu.

Jangan lupa follow kendarinesia di Instagram (@kendarinesia) dan klik tombol 'IKUTI' untuk ragam informasi menarik lainnya yang terjadi di Sulawesi Tenggara.