kumparan
7 Jul 2019 13:08 WIB

Kapal Megah Berusia 104 Tahun 'Disulap' Jadi Hotel Terapung di Bintan

Kapal MV Doulos. Foto: Eric Saw
Pariwisata Bintan, Kepulauan Riau, terus berbenah dengan berbagai macam cara demi bisa menarik banyak wisatawan berkunjung ke sana. Tentu harus ada inovasi yang dilakukan agar tidak tertinggal dari daerah-daerah lain di Indonesia.
ADVERTISEMENT
Salah satu inovasi itu, dalam waktu dekat, akan segera hadir hotel terapung pertama di Indonesia. Hotel itu yang rencananya dinamakan Doulos Phos Hotel itu akan menambah daftar akomodasi mewah di Bintan. Bangunannya menggunakan kapal pesiar berusia lebih dari 104 tahun yang berada di kawasan wisata ekslusif, Lagoi.
Menurut Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Bintan, Wan Rudy Iskandar, hotel yang akan diberi nama Doulos Phos Hotel itu kini masih dalam proses penyelesaian. Ia meyakini, hotel terapung itu akan menjadi salah satu ikon baru dari segi amenitas pariwisata Bintan.
"Masih dalam proses penyelesaian. Butuh waktu yang cukup lama. Itu karena hotel ini benar-benar terbuat dari kapal pesiar yang besar dan sudah tua. Usianya lebih dari 104 tahun," kata Wan Rudy, Sabtu (6/7).
ADVERTISEMENT
Hotel Kapal Mewah di Indonesia
Kamar hotel kapal MV. Doulos Phos. Foto: Disbudpar Bintan
Seluruh bagian kapal dicat berwarna putih. Di dalamnya dilengkapi dengan berbagai fasilitas lengkap, seperti restoran, kolam renang, pub, ruang rapat, dan spa bagi para tamu уаng іngіn memanjakan dan merawat tubuh. Semuanya disiapkan laiknya hotel berbintang lima plus.
Hotel ini juga menyediakan Suite President Room berupa kabin berukuran sekitar 1.000 meter persegi. Di dalamnya, terdapat jacuzzi pribadi dan lubang barbeku. Toilet hotel dihiasi wastafel bermodel klasik, begitu juga dengan bingkai tempat tidur susun dalam kamar hotel.
"Hotel tersebut nantinya hanya menghadirkan 104 kamar. Ini menjadikannya pilihan yang menarik bagi wisatawan yang mencari privasi sendiri dalam suasana yang segar," ungkap Wan Rudy.
Kepala Dinas Pariwisata Kepri, Buralimar, mengatakan Doulos Phos akan menjadi hotel kapal mewah yang bisa menaklukkan hati para wisatawan mancaranegara untuk mau singgah dan berwisata di Bintan.
ADVERTISEMENT
“Ini akan menjadi sebuah investasi yang luar biasa, tentunya bagi pariwisata Provinsi Kepulauan Riau dan tentunya untuk Indonesia,” tutur Buralimar.
Nantinya, di dalam hotel akan disediakan museum ruang mesin dan jembatannya. Di dalam museum tersebut akan dipajang kompas yang berusia lebih dari 100 tahun.
Sejarah Kapal MV. Doulos Phos
Hotel Kapal MV Doulos setelah di jadikan hotel. Foto: Disbudpar Bintan
Selain menawarkan sensasi kemewahan menginap dalam kapal pesiar tua, daya tarik lain dari hotel terapung ini adalah sisi sejarah kelautan dari kapal MV. Doulos Phos itu sendiri. Mari simak kisahnya.
Kapal MV. Doulos Phos dibuat di Newport News Shipbuilding and Dry Dock Company, Amerika Serikat, pada tahun 1914 sebagai SS Medina. Usia kapal ini hanya dua tahun lebih muda dari kapal legendaris Titanic, yang dirampungkan pembuatannya pada 1912.
ADVERTISEMENT
Pada masanya, MV. Doulos Phos adalah kapal dagang laut pertama yang dioperasikan oleh Mallory Steamship Company. Saat Perang Dunia II, MV. Doulos berperan sebagai kapal pasokan.
Doulos Phos pernah menjadi kapal penumpang kelas atas pertama di dunia pada tahun 1948 dengan nama SS Roma. Kemudian, namanya berubah menjadi MS Franca saat dibeli oleh perusahaan pelayaran Costa Lines tahun 1952 dan dioperasikan hingga tahun 1977. Lalu, berubah nama MV. Doulos Phos pada tahun 1977 oleh badan amal Kristen Jerman, Gute Bücher für Alle, dan dijadikan sebagai kapal toko buku yang berkeliling dunia.
Seiring berjalannya waktu, eksistensi MV. Doulos Phos makin terpinggirkan oleh kapal-kapal baru. Namun, seorang investor dari Singpaura, Eric Saw, menyelamatkan MV. Doulos Phos dari tempat pembuangan pada tahun 2010.
ADVERTISEMENT
Ia berencana menjadikan kapal itu sebagai fasilitas serba guna di Singapura. Akan tetapi, rencananya tidak berhasil dan kapal tersebut dipindahkan ke terminal ferry Bandar Bentan Telani (BBT) di Bintan, Kepulauan Riau, Indonesia.
Kapal MV. Doulos Phos juga tercatat dalam Guinness World Records sebagai kapal penumpang tertua di dunia yang masih aktif. Selama bertahun-tahun, kinerja MV. Doulos Phos dipuji oleh para pelaut karena memiliki kemampuan luar biasa untuk menaklukan gelombang.
Penulis: Mily
Editor: Wak JK
Tulisan ini adalah kiriman dari publisher, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan