Konten dari Pengguna

Selamat Jalan, Kwik Kian Gie: Sosok Politisi yang Negarawan

KH Anwar Abbas

KH Anwar Abbasverified-green

Wakil Ketua Umum MUI, Ketua PP Muhammadiyah

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KH Anwar Abbas tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kwik Kian Gie usai diperiksa KPK sebagai saksi. Foto: Iqra Ardini/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kwik Kian Gie usai diperiksa KPK sebagai saksi. Foto: Iqra Ardini/kumparan

Kita sebagai warga negara Indonesia benar-benar kehilangan dengan meninggalnya Kwiek Kian Gie, seorang tokoh dan guru bangsa yang sangat patut kita suri tuladani.

Kwiek Kian Gie adalah seorang tokoh yang tidak gila jabatan walaupun dia pernah menduduki berbagai jabatan strategis di negeri ini. Beliau pernah menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Industri (Menko EKUIN) serta Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Kepala Bappenas di era pemerintahan Presiden Gus Dur.

Dia juga pernah sebelumnya menjabat sebagai anggota Dewan Pertimbangan Agung dan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD). Dia adalah sosok politisi yang negarawan di mana lewat dunia politik yang digumulinya, dia ingin berbuat hal-hal yang terbaik. Bukan hanya untuk dirinya, keluarga, partai, dan kelompoknya, melainkan juga untuk bangsa dan negara yang dicintainya.

Dia adalah seorang nasionalis tulen yang tidak pernah berhenti berpikir dan berbicara dengan kritis terhadap persoalan-persoalan yang sedang dihadapi oleh bangsa dan negaranya.

Hal itu dilakukannya karena dia ingin bangsa dan negaranya menjadi hebat dan maju. Oleh karena itu, dia benar-benar terusik dengan kehadiran dari para pejabat yang telah melakukan praktik korupsi yang telah banyak merugikan rakyat, bangsa dan negaranya.

Kwik Kian Gie saat tiba di rumah Sandiaga Uno. Foto: Mohammad Fajri/kumparan

Sebagai seorang ekonom, dia sangat sering menyampaikan kritik terhadap berbagai kebijakan yang dibuat oleh pemerintah karena banyak sekali dari kebijakan-kebijakan yang dinilai tidak sesuai dengan semangat dan jiwa amanat konstitusi, sehingga akhirnya negara dan rakyat sangat dirugikan.

Di samping itu, Kwiek Kian Gie juga sangat terganggu dengan campur tangan pihak asing yang masuk terlalu jauh dalam memengaruhi kebijakan ekonomi dan politik di Indonesia, sehingga hal tersebut telah mengakibatkan kerugian besar bagi bangsa dan negara yang kita cintai ini.

Selamat jalan pak Kwiek. Politisi negarawan yang kami cintai.