Kantin UIN Bandung: Praktis bagi Mahasiswa, tetapi Kenyamanan Masih Jadi Perhatian

Saya seorang mahasiswi jurusan Sastra Inggris UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang berminat di bidang menulis.
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari Irma Shokhibatussyifa tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
Kantin merupakan salah satu fasilitas di UIN Sunan Gunung Djati Bandung yang memiliki peran penting dalam menunjang aktivitas mahasiswa di lingkungan kampus. Selain menjadi tempat untuk membeli makanan dan minuman, kantin juga sering dimanfaatkan oleh mahasiswa sebagai tempat beristirahat dan berkumpul bersama teman. Oleh karena itu, kenyamanan dan kualitas fasilitas kantin menjadi hal yang perlu diperhatikan.
Untuk mengetahui pandangan mahasiswa mengenai kondisi kantin, dilakukan survei melalui Google Form yang melibatkan 26 responden mahasiswa UIN Sunan Gunung Djati Bandung.
Berdasarkan hasil survei, sebanyak 46,2% responden menyatakan hampir setiap hari membeli makanan atau minuman di kantin kampus. Sementara itu, alasan utama mahasiswa memilih kantin adalah lokasinya yang dekat dan praktis, dengan persentase sebesar 57,7%.
Hasil survei tersebut menunjukkan bahwa keberadaan kantin memiliki peran dalam mendukung kebutuhan mahasiswa selama menjalani aktivitas perkuliahan. Lokasi yang mudah dijangkau menjadi salah satu pertimbangan utama responden dalam memilih tempat membeli makanan dan minuman.
Dari segi harga, sebanyak 84,6% responden menilai makanan dan minuman di kantin cukup terjangkau. Sementara itu, 57,7% responden memberikan penilaian baik terhadap rasa dan kualitas makanan yang tersedia.
Mengenai variasi menu, 61,5% responden menilai pilihan makanan di kantin lumayan beragam. Hasil ini memperlihatkan bahwa sebagian besar responden memberikan penilaian cukup positif terhadap aspek harga, rasa, dan pilihan makanan di kantin.
Selain memberikan penilaian terhadap makanan dan harga, responden juga menyampaikan sejumlah masukan mengenai kondisi lingkungan kantin. Dalam jawaban terbuka, beberapa mahasiswa menyoroti kebersihan area makan, keterbatasan tempat duduk, serta fasilitas yang dinilai masih perlu ditingkatkan.
Asap rokok juga menjadi salah satu hal yang disebutkan oleh responden. Beberapa mahasiswa mengusulkan adanya pengaturan area merokok agar asap tidak mengganggu pengunjung lain yang sedang makan atau beraktivitas di kantin.
Berbagai masukan tersebut menunjukkan adanya harapan agar kantin kampus dapat menjadi tempat yang lebih bersih, tertata, dan nyaman. Perhatian terhadap kebersihan, ketersediaan tempat duduk, serta pengaturan area merokok menjadi beberapa hal yang dapat dipertimbangkan dalam peningkatan kenyamanan kantin.
Secara umum, hasil survei menunjukkan bahwa kantin UIN Sunan Gunung Djati Bandung dinilai memiliki kemudahan akses dan harga yang cukup terjangkau oleh para responden. Meski demikian, sejumlah masukan mengenai kebersihan dan kenyamanan menunjukkan bahwa masih terdapat aspek yang dapat ditingkatkan. Dengan memperhatikan berbagai masukan tersebut, kantin diharapkan dapat semakin mendukung kebutuhan mahasiswa selama berada di lingkungan kampus.
