Konten dari Pengguna

Anak SD dan Dunia Kecil Penuh Arti

Kirana Tiara Putri Lestari

Kirana Tiara Putri Lestari

Mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari Kirana Tiara Putri Lestari tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Perkenalkan nama saya: Kirana Tiara Putri Lestari

Saya salah satu mahasiswa UIN Raden Fatah Palembang Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah

Di masa Sekolah Dasar lah langkah awal menuju Kesuksesan di masa depan.Dunia kecil yang,penuh arti dimana anak-anak bermain sambil belajar.

Setiap pagi, kita bisa melihat mereka berjalan dengan seragam merah putih, membawa tas yang kadang lebih besar dari tubuh mereka. Mereka adalah anak-anak Sekolah Dasar—kecil secara fisik, tapi dunia mereka penuh warna dan harapan.

Masa SD bukan sekadar waktu belajar membaca, menulis, dan berhitung. Ini adalah masa ketika anak mulai mengenal arti kerja sama, belajar menerima perbedaan, dan menanamkan rasa ingin tahu yang bisa jadi bekal seumur hidup. Lucunya, dari tangan-tangan mungil inilah masa depan bisa terbentuk. Mereka adalah calon guru, dokter, petani, bahkan pemimpin negeri ini.

Namun, tak semua anak SD punya akses yang sama. Masih banyak dari mereka yang harus berjalan berkilo-kilo meter demi sekolah, belajar di ruang kelas yang bocor, atau bahkan berbagi buku karena keterbatasan fasilitas. Meski begitu, semangat mereka tak luntur. Senyum tetap mengembang saat bel masuk berbunyi. Dunia mereka mungkin sederhana, tapi semangat mereka luar biasa.

Sebagai orang dewasa, tugas kita bukan hanya memberi mereka pelajaran, tapi juga memberi ruang untuk bermimpi. Anak SD tak hanya butuh angka di rapor—mereka butuh didengarkan, dimengerti, dan dipeluk dalam dunia yang kadang terlalu keras untuk mereka pahami.

Mari jaga dan tumbuhkan semangat mereka. Karena dari langkah kecil itulah, perubahan besar bisa dimulai.

Dokumentasi kegiatan belajar di salah satu Sekolah Dasar (Digunakan dengan izin)