Mahasiswa KKN 50 UINSA Meriahkan MPLS SDN Sumberwudi dengan Edukasi Kreatif

Mahasiswa-mahasiswa UIN Sunan Ampel Surabaya yang sedang menjalankan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, kabupaten Lamongan
·waktu baca 4 menit
Tulisan dari KKN 50 UINSA Sumberwudi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Lamongan, Jumat (17/07/2026) – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 50 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya turut mendampingi pelaksanaan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SDN Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan. Kegiatan yang berlangsung selama tiga hari, yakni pada 13, 14, dan 16 Juli 2026, ditutup dengan perpisahan sekaligus penutupan mpls di hari terakhir yaitu pada 17 Juli 2026 bersama seluruh warga sekolah.
Sejak hari pertama berada di SDN Sumberwudi, mahasiswa KKN 50 UINSA disambut hangat oleh kepala sekolah beserta seluruh guru. Pihak sekolah memberikan ruang kepada mahasiswa untuk berkolaborasi dalam mengisi rangkaian kegiatan MPLS yang telah disusun sebagai upaya menghadirkan pengalaman belajar yang edukatif sekaligus menyenangkan bagi para siswa.
Pada hari pertama, mahasiswa memberikan materi edukasi mengenai pentingnya mengonsumsi makanan bergizi kepada siswa kelas I hingga III. Sementara itu, siswa kelas IV hingga VI memperoleh materi mengenai pengelolaan sampah dan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sejak usia dini.
Rangkaian kegiatan berlanjut pada hari kedua dengan pelatihan pembuatan gantungan kunci dari tutup botol plastik bekas yang diikuti oleh siswa kelas VI. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa mengajak siswa memanfaatkan limbah plastik menjadi kerajinan sederhana yang bernilai guna. Antusiasme para siswa terlihat sepanjang proses pembuatan, mulai dari menghias hingga merangkai gantungan kunci hasil karya mereka sendiri.
Pada hari ketiga, seluruh siswa dari kelas I hingga VI diajak membuat pot bunga dari botol plastik bekas yang dihias dengan berbagai karakter menarik. Setelah selesai menghias pot, para siswa bersama mahasiswa menanam tanaman sebagai bentuk edukasi kepedulian terhadap lingkungan. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga bertujuan menanamkan kebiasaan memanfaatkan barang bekas menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Di sela-sela kegiatan utama, aktivitas rutin sekolah tetap berjalan sebagaimana biasanya, seperti senam pagi dan salat Dhuha berjamaah. Sebagai bentuk kenang-kenangan sekaligus simbol kepedulian terhadap lingkungan, mahasiswa KKN 50 UINSA juga menyerahkan satu tanaman kepada pihak sekolah yang kemudian ditanam dan dikomentasikan bersama Kepala SDN Sumberwudi, Ibu Ririn Wahyuni, M.Pd., beserta dewan guru.
Salah satu mahasiswa KKN 50 UINSA, Aqila Azza Fauzia mengatakan bahwa rangkaian kegiatan tersebut dirancang agar siswa tidak hanya memperoleh pengalaman baru selama MPLS, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas serta kepedulian terhadap lingkungan.
"Kami memilih kegiatan yang mudah diikuti anak-anak dengan bahan yang sederhana dan mudah ditemukan. Selain melatih kreativitas, kegiatan ini juga bisa mengasah motorik halus dan kerja sama antarsiswa. Kami berharap mereka memperoleh pengalaman yang berkesan sejak hari pertama sekolah sekaligus menyadari bahwa sampah dapat dimanfaatkan menjadi barang yang bernilai," ujarnya.
Sebagai penutup rangkaian MPLS, mahasiswa KKN 50 UINSA menyerahkan kenang kenangkan kepada pihak sekolah dan menggelar sesi bersalam-salaman bersama seluruh siswa dan bapak/ibu guru di halaman sekolah. Momen tersebut berubah menjadi suasana haru ketika salah seorang guru menyampaikan ucapan terima kasih kepada mahasiswa atas dedikasi mahasiswa KKN 50 UINSA yang telah diberikan selama mendampingi kegiatan MPLS. Tidak hanya para guru, sejumlah siswa pun tampak menitikkan air mata karena merasa dekat dengan para mahasiswa selama kegiatan berlangsung.
Selain itu salah satu guru dari SDN Sumberwudi yaitu Ibu Ratna mengungkapkan rasa senang atas kedatangan mahasiswa kkn 50 UINSA saat mendampingi pelaksanaan MPLS. Menurutnya, mahasiswa KKN 50 UINSA bisa membantu dalam pelaksanaan MPLS. Beliau juga menyayangkan waktu pelaksanaan KKN yang di laksanakan di bulan juli ini.
"Kami sangat senang karena kakak-kakak KKN telah membantu kami melaksanakan MPLS. Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan berjalan dengan lancar dan anak-anak terlihat sangat antusias. Harapan kami ke depannya jadwal KKN dapat dilaksanakan mendekati peringatan Hari Kemerdekaan agar mahasiswa juga dapat berkolaborasi dalam kegiatan Agustusan bersama sekolah. Kami selalu terbuka dan dengan senang hati menerima kehadiran mahasiswa KKN untuk melaksanakan pengabdian di sekolah kami," tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN 50 UINSA berharap kolaborasi antara perguruan tinggi dan sekolah dasar dapat terus terjalin dalam menghadirkan kegiatan pembelajaran yang kreatif, edukatif, dan berdampak positif bagi peserta didik. Pendampingan selama MPLS diharapkan tidak hanya memberikan pengalaman menyenangkan bagi siswa baru, tetapi juga menumbuhkan karakter peduli lingkungan, semangat berkarya, serta motivasi belajar sejak awal mereka menempuh pendidikan di sekolah dasar.
Penulis: Tita Melati
