Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN 50 UINSA Turut Tingkatkan Layanan Posyandu Lansia Di Sumberwudi

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN 50 UINSA Sumberwudi tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

foto setelah kegiatan posyandu lansia yang dilakukan di Desa Sumberwudi
zoom-in-whitePerbesar
foto setelah kegiatan posyandu lansia yang dilakukan di Desa Sumberwudi

Lamongan – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 50 Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya turut berpartisipasi dalam kegiatan Posyandu Lansia yang diselenggarakan di Desa Sumberwudi, Kecamatan Karanggeneng, Kabupaten Lamongan, pada Jum'at, tanggal 19 Juni 2026. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk dukungan terhadap program pelayanan kesehatan bagi masyarakat lanjut usia sekaligus memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader posyandu, dan pemerintah desa dalam meningkatkan kualitas hidup para lansia.

Kegiatan Posyandu Lansia diikuti oleh puluhan warga lanjut usia Desa Sumberwudi yang hadir sejak pagi untuk memperoleh pelayanan kesehatan secara berkala. Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN bekerja sama dengan bidan desa, kader Posyandu, serta tenaga kesehatan untuk membantu kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, mulai dari proses registrasi peserta hingga pendampingan selama pemeriksaan kesehatan berlangsung.

Posyandu Lansia merupakan salah satu program pelayanan kesehatan yang bertujuan memantau kondisi kesehatan masyarakat lanjut usia secara rutin. Melalui kegiatan ini, para lansia dapat mengetahui perkembangan kondisi kesehatannya sehingga berbagai risiko penyakit dapat dideteksi lebih awal dan ditangani secara tepat. Selain pemeriksaan kesehatan, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi lansia agar semakin memahami pentingnya menjaga pola hidup sehat di usia lanjut.

Rangkaian kegiatan diawali dengan proses pendaftaran peserta yang dilakukan oleh kader Posyandu bersama mahasiswa KKN. Setelah registrasi, peserta mengikuti pemeriksaan kesehatan yang meliputi pengukuran berat badan, tinggi badan, tekanan darah, serta pemeriksaan kondisi kesehatan lainnya sesuai dengan prosedur pelayanan Posyandu Lansia. Seluruh hasil pemeriksaan kemudian dicatat sebagai bahan pemantauan kesehatan secara berkala.

Mahasiswa KKN 50 UINSA turut membantu mengarahkan warga Desa Sumberwudi menuju setiap tahapan pelayanan sehingga proses pemeriksaan berjalan tertib dan lancar. Selain itu, mahasiswa juga membantu para lansia yang mengalami kesulitan saat berpindah tempat pemeriksaan maupun ketika mengisi data administrasi. Pendampingan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian mahasiswa terhadap kenyamanan para lansia selama mengikuti kegiatan.

Selain membantu pelayanan, mahasiswa juga berinteraksi dengan para lansia untuk memberikan motivasi agar tetap menjaga kesehatan melalui pola makan bergizi, aktivitas fisik yang sesuai kemampuan, istirahat yang cukup, serta rutin memeriksakan kondisi kesehatan di Posyandu. Edukasi tersebut diberikan secara santai sehingga mudah dipahami oleh para peserta.

Kegiatan berlangsung dengan suasana yang hangat dan penuh kekeluargaan. Para lansia tampak antusias mengikuti setiap tahapan pemeriksaan serta aktif berkonsultasi mengenai kondisi kesehatan mereka kepada tenaga kesehatan. Kehadiran mahasiswa KKN memberikan semangat tersendiri bagi peserta karena mereka memperoleh pendampingan selama mengikuti seluruh rangkaian pelayanan.

Bidan desa menyampaikan bahwa Posyandu Lansia memiliki peran penting dalam menjaga kualitas hidup masyarakat lanjut usia melalui pemantauan kesehatan yang dilakukan secara rutin. Dengan pemeriksaan berkala, berbagai keluhan kesehatan dapat diketahui lebih dini sehingga penanganan dapat dilakukan lebih cepat. Ia juga mengapresiasi keterlibatan mahasiswa KKN yang telah membantu memperlancar jalannya kegiatan.

Bagi mahasiswa KKN, keterlibatan dalam Posyandu Lansia menjadi pengalaman berharga untuk memahami pentingnya pelayanan kesehatan berbasis masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa belajar mengenai kerja sama lintas sektor, pelayanan publik, serta pentingnya peran kader kesehatan dalam menjaga kesehatan masyarakat di tingkat desa.

Kegiatan Posyandu Lansia ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat, khususnya para lanjut usia, untuk rutin memeriksakan kondisi kesehatan mereka. Di sisi lain, sinergi antara tenaga kesehatan, kader Posyandu, pemerintah desa, dan mahasiswa KKN diharapkan mampu memperkuat pelayanan kesehatan yang lebih berkualitas dan mudah diakses oleh masyarakat.

Penulis : Elly Oktavia Safitri