Konten dari Pengguna

KKN-PK 69 Unhas Edukasi Peternak Wujudkan Sapi Sehat dan Produktif

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN-PK 69 Unhas Desa Lagading tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Dokumentasi Pelaksanaan Program Kerja "Rahasia Sapi Produktif: Pedoman Pemberian Vitamin B Complex dan Obat Cacing" pada 23/07/2026
zoom-in-whitePerbesar
Dokumentasi Pelaksanaan Program Kerja "Rahasia Sapi Produktif: Pedoman Pemberian Vitamin B Complex dan Obat Cacing" pada 23/07/2026

Sidenreng Rappang, 23 Juli 2026 – Upaya meningkatkan kesehatan dan produktivitas ternak sapi dilakukan melalui program kerja individu Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Profesi Kesehatan (KKN-PK) Angkatan 69 Universitas Hasanuddin. Veri Irawan, mahasiswa Program Studi Kedokteran Hewan, menggelar kegiatan bertajuk "Rahasia Sapi Produktif: Pedoman Pemberian Vitamin B Complex dan Obat Cacing" di Desa Lagading pada pukul 08.00–14.00 WITA. Kegiatan ini melibatkan 15 peternak serta memberikan pelayanan kesehatan kepada 45 ekor sapi sebagai bentuk edukasi sekaligus pendampingan langsung di lapangan.

Melalui program tersebut, para peternak tidak hanya memperoleh penyuluhan mengenai pentingnya menjaga kesehatan ternak, tetapi juga mengikuti demonstrasi pemberian vitamin B Complex dan obat cacing pada sapi. Pendekatan praktik langsung dipilih agar peternak dapat memahami teknik pemberian, dosis, serta waktu yang tepat dalam melakukan tindakan pencegahan penyakit pada ternak mereka.

Dalam sesi edukasi, Veri Irawan menjelaskan bahwa pemberian vitamin B Complex secara berkala berperan penting dalam mendukung metabolisme tubuh sapi, meningkatkan nafsu makan, mempercepat pertumbuhan, serta menjaga daya tahan tubuh. Sementara itu, pemberian obat cacing menjadi langkah preventif untuk mengendalikan infeksi parasit yang berpotensi menghambat pertumbuhan, menurunkan produktivitas ternak, hingga menyebabkan kerugian ekonomi bagi peternak.

Dokumentasi bersama salah satu Peternak di Desa Lagading

Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para peternak aktif mengajukan pertanyaan dan berdiskusi mengenai berbagai permasalahan kesehatan ternak yang mereka hadapi, mulai dari penanganan penyakit hingga upaya pencegahan yang dapat diterapkan secara mandiri. Diskusi tersebut diharapkan dapat memperkuat pemahaman peternak mengenai pentingnya penerapan manajemen kesehatan ternak secara berkelanjutan.

Menurut Veri Irawan, kesehatan ternak merupakan salah satu faktor utama yang menentukan keberhasilan usaha peternakan. Ia menuturkan bahwa sapi yang sehat akan memiliki produktivitas yang lebih baik dan memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar bagi peternak. Oleh karena itu, edukasi mengenai pemberian vitamin B Complex dan obat cacing secara rutin diharapkan mampu mendorong peternak untuk lebih mengutamakan tindakan pencegahan dibandingkan menunggu ternak mengalami sakit.

Pelaksanaan program ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Hasanuddin melalui KKN-PK dalam mengimplementasikan ilmu pengetahuan secara langsung kepada masyarakat. Pendampingan yang diberikan diharapkan mampu meningkatkan kesadaran peternak terhadap pentingnya pemeliharaan kesehatan ternak sebagai investasi jangka panjang untuk mendukung produktivitas usaha peternakan. Dengan ternak yang sehat dan produktif, diharapkan produktivitas usaha peternakan meningkat, risiko penyakit dapat ditekan, serta kesejahteraan peternak dan ketahanan pangan masyarakat dapat terus berkembang secara berkelanjutan.