Konten dari Pengguna

Ibu-Ibu KWT Pakuran Belajar Produksi Abon Lele Bersama Mahasiswa KKN UMP

Mahasiswa KKN UMP 2025 Kelompok 019 Desa Pakuran
Mahasiswa KKN UMP 2025 Kelompok 019 Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng, Kebumen. Program Juli sampai Agustus 2025 fokus pada penuntasan kemiskinan ekstrem dan intervensi stunting
7 September 2025 1:08 WIB
·
waktu baca 1 menit
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kiriman Pengguna
Ibu-Ibu KWT Pakuran Belajar Produksi Abon Lele Bersama Mahasiswa KKN UMP
Mahasiswa KKN UMP Kelompok 019 Desa Pakuran mengadakan pelatihan produksi abon lele bersama ibu-ibu KWT di Balai Desa Pakuran, Kebumen. Kegiatan ini membekali keterampilan baru berbasis potensi lokal.
Mahasiswa KKN UMP 2025 Kelompok 019 Desa Pakuran
Tulisan dari Mahasiswa KKN UMP 2025 Kelompok 019 Desa Pakuran tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan
ADVERTISEMENT
Kebumen, 15/8/2025.
Ibu-Ibu Kelompok Wanita Tani (KWT) Desa Pakuran mengikuti pelatihan produksi abon lele yang dipandu mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Muhammadiyah Purwokerto Kelompok 019. Kegiatan ini dilaksanakan di Balai Desa Pakuran, Kecamatan Sruweng, Kabupaten Kebumen, sebagai upaya memberdayakan masyarakat melalui olahan ikan lele yang lebih bernilai ekonomis.
ADVERTISEMENT
Pelatihan ini dimulai dengan penyuluhan tentang manfaat ikan lele bagi kesehatan, kemudian dilanjutkan dengan praktik pengolahan abon mulai dari pembersihan, proses penggorengan, hingga pengemasan. Mahasiswa KKN UMP Kelompok 019 Desa Pakuran mengadakan pelatihan ini dengan tujuan membekali ibu-ibu KWT keterampilan baru agar mampu meningkatkan pendapatan keluarga sekaligus menciptakan produk unggulan desa.
Mahasiswa KKN UMP kelompok 019 memandu praktik pembuatan abon lele bersama ibu-ibu KWT Pakuran di Aula Balai Desa.
Ketua KWT mengapresiasi kegiatan ini, karena dinilai mampu membangun kemandirian ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal. “Kami sangat senang mendapat pelatihan ini. Harapannya keterampilan yang diperoleh bisa kami kembangkan sehingga abon lele menjadi usaha yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Suasana pelatihan berjalan hangat dan penuh semangat, ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa KKN UMP Kelompok 019 dan peserta pelatihan sebagai bentuk kebersamaan dan sinergi.
Foto bersama mahasiswa KKN UMP kelompok 019 dengan ibu-ibu KWT Pakuran usai pelatihan produksi abon lele.