Konten dari Pengguna

Perluas Pasar, KKN UNS 118 latih Ibu PKK Pasekan Strategi Penjualan Digital

KKN 118 UNS 2026

KKN 118 UNS 2026

Sekumpulan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) yang tergabung dalam kelompok Kuliah Kerja Nyata (KKN) Nomor 118 2026

·waktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKN 118 UNS 2026 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rahmani Ratu Bilqees, mahasiswa KKN UNS 118, memberikan pemaparan materi strategi digital marketing di hadapan ibu-ibu PKK Desa Pasekan guna mendorong transformasi digital UMKM lokal. Sumber: Dok. KKN 118 UNS 2026
zoom-in-whitePerbesar
Rahmani Ratu Bilqees, mahasiswa KKN UNS 118, memberikan pemaparan materi strategi digital marketing di hadapan ibu-ibu PKK Desa Pasekan guna mendorong transformasi digital UMKM lokal. Sumber: Dok. KKN 118 UNS 2026

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) 118 Universitas Sebelas Maret (UNS) Tahun 2026 melaksanakan program kerja Sosialisasi Digital Marketing di Desa Pasekan dan Dusun Puser. Program ini digagas sebagai bentuk kontribusi nyata mahasiswa dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat desa, khususnya bagi Ibu-ibu PKK yang sebelumnya telah menghasilkan berbagai produk kreatif.

Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDG’s), khususnya tujuan ke-8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi serta tujuan ke-9 tentang Industri, Inovasi, dan Infrastruktur. Melalui sosialisasi ini, peserta diperkenalkan pada konsep dasar digital marketing dan pentingnya beralih dari pola pemasaran tradisional menuju pemasaran berbasis digital yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi dan tren pasar.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN memberikan materi mengenai strategi pembuatan konten promosi yang menarik, pembangunan citra dan branding produk, serta pemahaman etika dan aturan berpromosi di media sosial. Tidak hanya teori, peserta juga mendapatkan pelatihan langsung dalam pembuatan dan pengelolaan akun Instagram bisnis sebagai sarana pemasaran produk Batik Jumputan, Lilin Jelita, dan Ecoprint yang telah dikembangkan sebelumnya.

Capaian program menunjukkan hasil yang positif. Peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai alur pemasaran digital dan seluruhnya telah memiliki akun Instagram bisnis masing-masing. Meskipun terdapat kendala berupa perbedaan tingkat literasi digital, hambatan tersebut dapat diatasi melalui pendampingan intensif secara personal dan penerapan metode tutor sebaya, sehingga proses pembelajaran berjalan efektif dan inklusif serta memberikan dampak berkelanjutan bagi pengembangan usaha lokal.

Antusiasme Ibu-ibu PKK Desa Pasekan terlihat sangat tinggi selama sesi pelatihan berlangsung. Mereka menyadari bahwa produk Batik Jumputan, Batik Ecoprint dan Lilin Jelita yang mereka hasilkan memiliki potensi besar, namun selama ini masih terkendala masalah pemasaran yang terbatas. Melalui program ini, mahasiswa KKN UNS 118 tidak hanya membekali peserta dengan keterampilan teknis, tetapi juga menumbuhkan semangat kewirausahaan digital (digital entrepreneurship). Diharapkan, dengan adanya akun Instagram bisnis yang dikelola secara mandiri, Ibu-ibu PKK dapat terus mempromosikan produk mereka secara konsisten, menciptakan sumber pendapatan tambahan yang stabil bagi keluarga, serta menginspirasi warga desa lainnya untuk ikut berinovasi dalam mengembangkan potensi usaha lokal