Kurangi Sampah Organik Mahasiswa KKN UINSA Gelar Penyuluhan Kompos di Desa Dibee

akun mahasiswa KKN UINSA 67
·waktu baca 2 menit
Tulisan dari KKNUINSA 67 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

LAMONGAN – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya Kelompok 67 menyelenggarakan kegiatan penyuluhan penanganan kompos bertempat di Balai Desa Dibee pada Jumat (25/07/2026). Kegiatan ini merupakan program kerja terakhir yang dilaksanakan oleh mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Kelompok 67 di Desa Dibee.

Acara dimulai pukul 15.30 WIB, diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC), dilanjutkan dengan sambutan-sambutan dari Kepala Desa Dibee, Ketua KKN Kelompok 67, serta Bapak Sudarto selaku anggota Balai Penyuluhan Pertanian (BPP).
Program ini dilaksanakan dengan tujuan mengurangi volume sampah organik melalui pengolahannya menjadi kompos organik. Dalam kesempatan tersebut, Bapak Kartono selaku narasumber penyuluhan menyampaikan bahwa langkah kecil yang dimulai dari rumah tangga dapat memberikan dampak positif bagi kesehatan lingkungan.
Ia menambahkan bahwa selain mampu mengurangi volume sampah rumah tangga, pupuk organik yang dihasilkan juga dapat menjadi bahan pendukung pertanian berkelanjutan dalam skala rumah tangga. Adapun bahan-bahan yang digunakan dalam proses pembuatan kompos tersebut antara lain galon bekas, sampah organik rumah tangga, EM4, dan molase.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Desa, Kepala Dusun, Ketua RT dan RW, warga Desa Dibee, anggota BPP, serta mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Kelompok 67 Desa Dibee.
