Konten dari Pengguna

Mahasiswa KKN UINSA Desa Dibee Gelar Kegiatan Foging Guna Atasi Nyamuk dan Lalat

KKNUINSA 67

KKNUINSA 67

akun mahasiswa KKN UINSA 67

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical

Tulisan dari KKNUINSA 67 tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Foto Bersama sebelum Fogging Warga Desa Dibee, Perangkat Desa, dan mahasiswa KKN 67 UINSA 2026 (Sumber: Foto diambil oleh mahasiswa KKN 67)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Bersama sebelum Fogging Warga Desa Dibee, Perangkat Desa, dan mahasiswa KKN 67 UINSA 2026 (Sumber: Foto diambil oleh mahasiswa KKN 67)

Lamongan --- Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 67 Desa Dibee, UIN Sunan Ampel Surabaya, melaksanakan program kerja pengasapan (fogging) di Desa Dibee dan Dusun Pandanarang, Minggu (12/07/2026).

Foto Warga Desa Dibee dan mahasiswa KKN 67 UINSA 2026 melaksanakan Fogging (Sumber: Foto diambil oleh mahasiswa KKN 67)
zoom-in-whitePerbesar
Foto Warga Desa Dibee dan mahasiswa KKN 67 UINSA 2026 melaksanakan Fogging (Sumber: Foto diambil oleh mahasiswa KKN 67)

Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja penutup rangkaian KKN Kelompok 67 di Desa Dibee. Pelaksanaan fogging dimulai pada Sabtu (11/07/2026), pukul 08.00 WIB, diawali dengan pembacaan doa bersama serta yel-yel Kelompok 67. Kegiatan pengasapan dimulai dari RT 01 dan selanjutnya menyebar seluruh titik di wilayah Desa Dibee. Kegiatan berlanjut keesokan harinya, Minggu (12/07/2026), dengan sasaran wilayah Dusun Pandanarang.

Foto Warga Desa Dibee melakukan Fogging (Sumber: Foto diambil oleh mahasiswa KKN 67)

Program ini digagas sebagai upaya menanggulangi tingginya populasi nyamuk dan lalat yang meresahkan warga di sejumlah wilayah desa. Perangkat Desa Dibee, Basuki Rahayu, menyampaikan bahwa lonjakan populasi nyamuk dan lalat terjadi seiring musim panen buah dan sayuran, yang memicu munculnya nyamuk pada malam hari serta lalat pada siang hari. Ia menambahkan bahwa kebun-kebun warga dan lokasi penampungan barang bekas menjadi titik yang paling banyak disorot sebagai sarang perkembangbiakan kedua serangga tersebut. Pelaksanaan fogging ini mendapat sambutan antusias dari warga Desa Dibee maupun Dusun Pandanaran, yang berharap kegiatan tersebut dapat mengurangi gangguan nyamuk dan lalat di lingkungan mereka.

Foto Pak Basuki Rahayu memberikan arahan kepada mahasiswa KKN 67 UINSA 2026 (Sumber: Foto diambil oleh mahasiswa KKN 67)

Kegiatan ini diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN UIN Sunan Ampel Kelompok 67 Desa Dibee dan warga Desa Dibee, dengan didampingi oleh Basuki Rahayu selaku perangkat Desa Dibee yang turut memberikan arahan selama pelaksanaan kegiatan berlangsung.