Politeknik Kelapa Sawit Citra Widya Edukasi Ucapkan Selamat Rakornas PELITA

Sentra Vidya Utama (Sevima) adalah Education Technology yang berdiri sejak tahun 2.004, dengan komunitas dan pengguna platform yang tersebar di lebih dari 1.000 kampus se-Indonesia. Bersama kita revolusi pendidikan tinggi, #RevolutionizeEducation!
·waktu baca 3 menit
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Rayakan Dies Natalis ke-3, Pelita Indonesia Hadirkan 2 Wamen dan Ketua Komisi X di Agenda Rakornas. Rakornas ini juga mendapat sambutan dan apresiasi dari berbagai tokoh. Termasuk para pimpinan Politeknik Swasta.
20 dan 21 Mei 2025, Perkumpulan Politeknik Swasta (Pelita) Indonesia menggelar agenda penting yang menjadi catatan perjalanan suksesnya kolaborasi antar Politeknik Swasta dalam sebuah rapat koordinasi nasional (Rakornas) dan Perayaan Dies Natalis ke-3 yang digelar di Politeknik Industri ATMI Cikarang.
Acara yang berlangsung selama 2 hari tersebut dihadiri oleh 79 pimpinan politeknik swasta yang berasal dari 58 institusi politeknik swasta dari seluruh Indonesia.
Ketua umum Pelita Indonesia, Akhwanul Akmal, menyampaikan bahwa agenda tahunan ini tidak hanya untuk merayakan Dies Natalis ke-3 Pelita Indonesia saja, namun juga sebagai bentuk syukur atas berbagai capaian perkembangan dan kemajuan politeknik Swasta di Indonesia. Kegiatan ini juga bertepatan dengan momen awal pembentukan dan deklarasi Pelita Indonesia yang juga dilaksanakan pada 20 Mei 2025 di Poltek Harber Tegal.
Tema besar rakornas kali ini adalah “Penguatan Politeknik Swasta sebagai Kampus Berdampak”, yang diharapkan dapat menguatkan kolaborasi antar Politeknik sehingga mampu berkontribusi lebih bagi perkembangan dunia usaha dan industri, serta bagi peningkatan perkonomian bangsa Indonesia, Ujar Akhwanul Akmal.
Selain perayaan Dies Natalis, Rakornas juga dijadikan momen untuk berdiskusi seputar Persiapan Rakernas (Rapat Kerja Nasional) di Politeknik Internasional Bali pada bulan oktober 2025, pelantikan pimpinan Wilayah Pelita Indonesia, SBMPS (Seleksi Bersama Masuk Politeknik Swasta), dan ajang tahunan kompetisi antar mahasiswa anggota Pelita Indonesia : Vo-Creation.
Ginanjar Wiro Sasmito, Direktur Eksekutif Pelita Indonesia, menuturkan bahwa Rakornas ini juga diisi dengan sesi berbagi dari berbagai narasumber yang berkompeten dan membahas tema penting sebagai pemicu diskusi saat rapat, diantaranya:
• Christina Aryani (Wakil Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia) dengan tema: “Peluang dan Tantangan Kerja Luar Negeri”
• T. Agus Sriyono, S.J (Direktur Politeknik Industri ATMI Cikarang) dengan tema: “Dampak Tefa (Teaching Factory) dan PBL (Project Based Learning) pada kualitas Lulusan”
• Prof. Fauzan (Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi) dengan tema: “Penguatan Politeknik Swasta sebagai Kampus Berdampak”
• Hetifah Sjaifudian (Ketua Komisi X DPR RI) dengan tema: “Posisi Politeknik (Vokasi) dalam Rancangan Undang-undang Sisdiknas”.
Ginanjar juga menambahkan bahwa dalam agenda rakornas tersebut, juga dilakukan penandatanganan Kerjasama antara Pelita Indonesia beserta dengan institusi Politeknik yang hadir dalam rakornas tersebut dengan Tenhal (PT. Tenhal Bekerja Bersama) dalam memfasilitasi lulusan Politeknik untuk bekerja di wilayah Eropa.
Tak lupa, ia juga menyampaikan apresiasi kepada Politeknik Industri ATMI Cikarang yang telah berkenan menjadi panitia pelaksana dalam agenda ini, sehingga berjalan sukses dan berkesan.
Kemudian kepada seluruh peserta Rakornas dan perayaan Dies Natalis ke-3 yang hadir memenuhi undangan juga dihaturkan banyak terima kasih.
“Semoga hasil rapat koordinasi ini bisa segera ditindaklanjuti dengan baik, sehingga membawa dampak positif secara optimal bagi pendidikan vokasi Indonesia, khususnya Politeknik Swasta,” harap Ginanjar.
Dengan beragam rangkaian agenda penting yang telah dibahas, acara ini diharapkan dapat memperkuat sinergi antar Politeknik Swasta di Indonesia dan memberikan kontribusi signifikan bagi peningkatan kualitas pendidikan vokasi. Perayaan Dies Natalis Pelita Indonesia yang ke-3 ini menandai langkah maju dalam kolaborasi dan inovasi pendidikan vokasi di tanah air.
