Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Apresiasi Pencairan Tukin Dosen ASN
Tulisan dari SEVIMA tidak mewakili pandangan dari redaksi kumparan

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) telah resmi mencairkan Tunjangan Kinerja (Tukin) bagi dosen ASN di lingkungan perguruan tinggi, termasuk LLDIKTI dan PTN Satker serta BLU non-remunerasi, sejak 8 Juli 2025. Kebijakan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan dan motivasi tenaga pendidik agar terus memberikan kontribusi maksimal dalam dunia pendidikan tinggi.
Direktur Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh Ir. John Nefri, M.Si menyampaikan aspirasi dan ucapan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada Presiden Republik Indonesia, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, serta seluruh jajaran di kementerian atas perhatian dan komitmen yang luar biasa dalam meningkatkan kesejahteraan dosen melalui pencairan tukin.
“Perhatian ini menjadi semangat baru bagi kami untuk terus berkontribusi dalam peningkatan mutu pendidikan tinggi di Indonesia. Semoga komitmen dan kebijakan ini membawa kebaikan yang berkelanjutan bagi dunia pendidikan dan bangsa Indonesia.”
Pihaknya menegaskan bahwa pencairan Tukin tidak hanya menyentuh aspek kesejahteraan, tetapi juga menjadi pemicu semangat dan motivasi baru bagi dosen dalam menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Dengan dukungan ini, para pendidik semakin terdorong untuk menghasilkan inovasi, memperkuat kualitas pengajaran, dan memperluas kontribusi nyata bagi masyarakat dan dunia industri.
Langkah strategis ini dinilai sebagai wujud keberpihakan negara terhadap tenaga pendidik yang selama ini menjadi garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia. Politeknik Pertanian Negeri Payakumbuh pun menyatakan kesiapannya untuk terus mendukung program reformasi birokrasi, penguatan tata kelola pendidikan tinggi, serta mewujudkan visi Diktisaintek Berdampak menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera.

