kumparan
13 Sep 2019 12:24 WIB

Warung Bu Sumiati, Tempat Makan Gado-Gado Andalan Warga Pontianak

Gado-gado Bu Sumiati, dengan tekstur dan cita rasa bumbu kacang yang super sedap. Foto: @kulinerkotapontianak
Selama 26 tahun sudah Sumiati berjualan pecel atau yang lazim disebut gado-gado. Tepatnya, beliau sudah berjualan dari tahun 1993. Saat ini tempat ia berjualan berlokasi di Jalan M. Sohor (biasa disebut juga Jalan Sumatera). Sumiati bercerita, meski sempat beberapa kali pindah tempat, namun lokasinya tak pernah jauh-jauh dari sekitaran Jalan M. Sohor.
Antrean pembeli di Warung Bu Sumiati.
Tempatnya sederhana, posisinya di tepi jalan dengan fondasi bangunan kayu dan ada beberapa meja panjang dengan kursi bulat di dalmamnya. Setiap harinya, Warung Bu Sumiati berjualan dari pukul 07.00 sampai 17.30 WIB. Apabila sudah habis, warungnya akan tutup lebih awal.
ADVERTISEMENT
Gado-gado buatan Bu Sumiati ini termasuk kategori terbaik yang pernah @kulinerkotapontianak nikmati dinilai dari segi rasa, porsi, tekstur bumbu kacang, dan kecepatan pelayanan, serta harga yang tergolong murah. Warung ini selalu berhasil membuat para pelanggan ingin kembali lagi dan tanpa ragu merekomendasikan gado-gadonya kepada orang lain.
Satu porsi gado-gado lengkap seharga Rp 16.000.
Satu porsi gado-gado plus telur ini dijual seharga Rp 16.000. Warung ini ramai dipenuhi pelanggan pada saat sarapan dan menjelang jam makan siang. Kami memesan satu porsi lengkap gado-gado dan satu porsi lontong sayur. Sambil menunggu, kami pun duduk sambil menikmati segelas es air tahu yang terasa sangat menyegarkan di siang bolong.
Sekitar 20 menit kemudian, kedua pesanan kami pun tiba di atas meja, seakan sudah hafal dengan pesananku, ibu penjualnya pun sudah tahu pesananku yang selalu request, “Bumbu kacangnya dibanyakin ya, Bu”. Dalam satu porsi gado-gado ini, terdapat sayur kangkung, taoge, tahu, mi, telur rebus, dan kerupuk. Kita juga bisa pilih dengan atau tanpa lontong. Saran kami, pesan juga lontongnya, karena selain lembut, aromanya juga wangi karena dibungkus dengan daun yang menambah aroma khas dari lontong itu sendiri.
ADVERTISEMENT
Menurut kami, bumbu kacangnya juara banget, dengan warna cokelat khas dan tekstur yang tidak terlalu halus atau kasar. Rasanya pun gurih dan khas nutty dari kacangnya cukup kuat karena sudah digongseng kemudian ditumbuk halus dan diulek dengan bumbu lainnya. Sedap sekali cita rasa dari Gado-Gado ala Bu Sumiati ini, autentik dan begitu memikat.
Meski ada beberapa penjual gado-gado lain di sekitaran Pontianak, lidah dan mulut kami tetap tak bisa berpaling dari gado-gado ulekan Bu Sumiati, sudah terlalu cinta dengan rasanya, hahaha.
Lontong Sayur Bu Sumiati, menu favorit kedua setelah gado-gado.
Adapun menu andalan lain yang kerap dipesan adalah lontong sayurnya, lengkap dengan sepotong daging ayam. Dengan harga Rp 17.000, teman-teman sudah dapat menikmati lontong sayur ini, lho. Kuah santannya gurih, dengan warna kuning sedikit keemasan, keruh, dan wangi dengan rasa asin yang tidak terlalu tebal namun terasa pas saat dipadukan dengan lontong dan sayuran di dalamnya. Kehadiran kerupuk menambah sensasi sedap di dalam mangkuk lontong sayur ini. Makan siang kami pun kenyang dengan menu andalan di Warung Bu Sumiati.
ADVERTISEMENT
"Mantap!" gumam kami dalam hati.
Warung Bu Sumiati, Jalan M. Sohor, Pontianak.
Bagi teman-teman yang sudah penasaran dan tidak sabar ingin mencoba, bisa langsung datang ke lokasi Warung Bu Sumiati di Jalan M. Sohor, berseberangan dengan Bakso Ikan Telur Asin Ahan.
Di balik tempatnya yang sederhana, terdapat pengalaman makan gado-gado dan lontong yang lezat dengan pelayanan yang baik dan bisa dikatakan cermat dan cepat, meskipun sering ramai pembeli. Senyum murah dan keramahan karyawan di sini selalu jadi angin sejuk di tengah teriknya cuaca Kota Pontianak.
Salam, kulinerkotapontianak.
Tulisan ini adalah kiriman dari user, isi tulisan ini sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. Laporkan tulisan