Waspada Doktrin Teror dalam Game Online
Game online dimanfaatkan kelompok teroris sebagai sarana mencari bibit-bibit ekstremis. Di Indonesia, 110 anak usia 10-18 tahun yang tersebar di 23 provinsi direkrut sebagai jihadis muda. Angka ini lebih tinggi 7 kali lipat dari rekrutmen offline.
4 Konten
Terbaru
