Wishnutama Ungkap Strategi Peningkatan Wisata Lewat Film dan Kopi

29 Januari 2020 13:57
sosmed-whatsapp-whitecopy-link-circlemore-vertical
Menparekraf Wishnutama. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Menparekraf Wishnutama. Foto: Rafyq Panjaitan/kumparan
ADVERTISEMENT
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Wishnutama berkomitmen untuk meningkatkan promosi destinasi wisata di Indonesia. Salah satunya melalui sektor film.
ADVERTISEMENT
Wishnutama mencontohkan film Lord of The Rings yang salah satu scenenya diambil di Selandia Baru. Yaitu, di Wellington dan Matamata. Terkenalnya lokasi tersebut meningkatkan wisatawan datang ke Selandia Baru.
Serunya berkayak di Selandia Baru Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Serunya berkayak di Selandia Baru Foto: Shutter Stock
"Kita harus dapat memanfaatkan film untuk promosi. Kita tahu bahwa film Lord of The Ring, yang syuting di Selandia Baru membantu kunjungan (wisatawan). Lalu banyak film lagi James Bond, Crazy Rich Asian menggunakan lokasi di negara tetangga Indonesia," sebut Wishnutama di Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (29/1).
Wishnutama mengatakan, Indonesia juga pernah menjadi salah satu lokasi pengambilan gambar film asing. Film King Kong salah satunya menjadikan Air Terjun Pulau Mursala jadi latar syuting.
"Nah yang harus kita tawarkan film-film blockbuster bukan hanya sekadar film barat begitu. Ada film pernah menggunakan lokasi Indonesia tapi hanya heboh di Indonesia aja tapi di luar enggak," kata Wishnutama.
ADVERTISEMENT
"Dan juga film King Kong di Indonesia tapi tak pernah disebutkan di Indonesia," katanya.
Wishnutama juga ingin Indonesia mempunyai brand tersendiri yang mendunia. Seperti produk minuman berenergi Redbull yang mendunia dari Thailand.
"Mempromosikan Indonesia sebagai ikon merek-merek buatan Indonesia (sendiri)," ucapnya.
Kebun Kopi (Ilustrasi) Foto: Pixabay
zoom-in-whitePerbesar
Kebun Kopi (Ilustrasi) Foto: Pixabay
Terlebih, ia juga berharap Indonesia mampu membuat semacam tempat destinasi untuk kebun kopi. Seperti Wineyard yang ada di Australia atau Prancis.
Karena, potensi kopi di Indonesia sangat besar.
"Kenapa tidak salah satunya membuat coffee yard. Ini bisa menjasi potensi yang besar sehingga brand kopi (internasional) bisa diambil oleh Indonesia. Karena potensi ini luar biasa," tutup dia.
Baca Lainnya
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Sedang memuat...
S
Sedang memuat...
·
Galaxy Z Fold4 I Z Flip4 5G