kumparan
11 November 2019 9:37

4 Menteri Keroyokan Hadiri Pengecoran Jembatan Terpanjang Proyek LRT

Progres LRT
Suasana lalu lintas di sekitar lokasi pembangunan LRT Jabodebek tahap I, Jakarta, Senin (14/10/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
Proyek Light Rail Transit atau LRT Jabodebek memasuki fase baru dengan pengecoran akhir bentang beton atau long span jembatan terpanjang LRT. Salah satu momentum proyek konstruksi itu, dihadiri sekaligus oleh empat menteri Kabinet Indonesia Maju.
ADVERTISEMENT
Mereka adalah Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan; Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono; Menteri BUMN, Erick Thohir; Dan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi.
Pengerjaan jembatan lengkung bentang panjang pada proyek LRT itu, berlokasi di kawasan Kuningan, tepatnya pada persimpangan Jl. Rasuna Said dengan Jl. Gatot Subroto, Jakarta Selatan. Penggarapannya dilakukan oleh BUMN konstruksi, PT Adhi Karya (Persero) Tbk.
Dalam sambutannya, Luhut mengatakan, proyek LRT Jabodebek akan menjadi kebanggaan Indonesia. Sebab, kebanyakan dari komponen kereta ini dibuat produk lokal. "Kita harus bangga menjadi bangsa Indonesia. Sejak awal ini digagas saya ngotot kalau harus pakai local content, “ katanya di lokasi proyek di kawasan Kuningan, Jakarta, Senin (11/11).
LRT, Seremonial Pengecoran Closure, Kuningan
Seremonial Pengecoran Closure Tengah Jembatan Lengkung Bentang Panjang Kuningan Kereta Api Ringan/Light Rail Transit di Jembatan Bentang Panjang Kuningan. Foto: Irfan Adi Saputra/kumparan
Adapun jenis jembatan yang diresmikan hari ini, adalah tipe U box girder beton dengan radius lengkung 115 meter. Kemudian, panjang bentang utama 148 meter dan beban pondasi pengujian 4.400 ton. Dengan bentang utama sepanjang itu, jembatan LRT ini disebut sebagai struktur long span dengan bentang utama terpanjang di dunia.
ADVERTISEMENT
Menurut Luhut, proyek ini merupakan salah proyek yang menantang. Terlebih, pembebasan lahan bukan hal yang mudah. "Bebaskan tanah mungkin Bapak Ibu setengah mati di sini. Dua tahun, puluhan rapat kita adakan hanya untuk membahas pembebasan lahan. Belum lagi dari sisi teknologinya,” jelasnya.
Sementara, Budi Karya menjelaskan, proyek ini merupakan salah satu proyek yang rumit baik dari struktur hingga pembiayaannya.
Progres LRT
Para pekerja mengerjakan pembangunan LRT Jabodebek tahap I di sisi Jalan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (14/10/2019). Foto: Nugroho Sejati/kumparan
"Pak Basuki, Pak Erick saya memang melihat memang Adhi sangat gigih melakukan project ini, dan menjadi project yang menjadi contoh dari struktur, kesulitan dan financing. Kita jadikan skema KPBU tapi dikerjakan Adhi Karya dan KAI," kata Budi.
Sementara itu Direktur Utama Adhi Karya, Budi Harto, menjelaskan progres proyek LRT Jabodebek per 1 November 2019 mencapai 67,3 persen. Adapun rinciannya, Cawang-Cibubur 86,2 persen, Cawang-Kuningan-Dukuh Atas 58,3 persen dan Cawang-Bekasi Timur 60,5 persen.
ADVERTISEMENT
"Progres 67, 3 persen, lintas Cawang-Cibubur 86,2 persen di sana dilakukan dinamic test kereta sudah wira-wiri," kata Budi Harto di acara pengecoran akhir jembatan terpanjang LRT itu.
Tulisan ini berasal dari redaksi kumparan. Laporkan tulisan