Kumparan Logo

4 Tips Mengatur Keuangan Selama Puasa Agar Tidak Boros

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 2 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Prinsip Keuangan. Foto: Shutterstock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Prinsip Keuangan. Foto: Shutterstock

Memasuki bulan puasa, pengaturan keuangan menjadi salah satu hal yang penting agar kantong tidak terkuras.

Perencana Keuangan Mitra Rencana Edukasi (MRE) Andi Nugroho mengatakan Bulan Ramadhan adalah momen untuk menahan nafsu dan bersyukur atas apa yang dimiliki.

Andi memberikan 4 tips untuk mengatur keuangan selama puasa. Yuk, simak cara mengatur keuangan ala Andi Nugroho supaya tidak boros di bulan Ramadhan.

1. Buatlah skala prioritas

"Tips yang pertama, saya menyarankan membuat skala prioritas untuk pengeluaran di bulan Ramadhan," ujar Andi ketika dihubungi kumparan, Minggu (3/4).

Buatlah perencanaan keuangan sesuai dengan skala prioritas di hidup. Dengan menentukan skala prioritas, dapat mengetahui kebutuhan dan keinginan. Hal ini memudahkan untuk terhindar dari kegiatan belanja tak terduga.

2. Utamakan membayar kewajiban

Alokasikan uang yang dimiliki untuk membayar kewajiban terlebih dahulu. Berbagai hal yang termasuk kewajiban adalah membayar tagihan air, listrik, uang sekolah, cicilan, dan kewajiban lainnya.

3. Utamakan kebutuhan, bukan keinginan

Berpuasa melatih untuk menahan hawa nafsu. Bukan hanya lapar dan haus, namun juga hal lainnya seperti menahan keinginan berbelanja di luar kebutuhan utama.

"Utamakan belanja kebutuhan Ramadhan untuk menyiapkan bahan makanan buka puasa, makanan sahur, dan kebutuhan sehari-hari lainnya" kata Andi.

Bisa melakukan kegiatan belanja kebutuhan sehari-hari melalui aplikasi belanja online. Andi menilai aplikasi belanja online sangat menguntungkan karena menawarkan berbagai diskon, apalagi besok memasuki festival belanja 4.4.

"Carilah platform belanja online yang menawarkan bebas ongkir. Karena walaupun nggak seberapa tapi kalau belanja nya banyak dan kena ongkir semua, kan lumayan," pungkas Andi.

4. Jangan terima semua tawaran bukber

Di bulan Ramadhan seperti ini, pasti akan banyak menerima ajakan untuk bukber alias buka bersama. Andi menyarankan untuk tidak menerima semua tawaran bukber, karena hal tersebut dapat menguras isi dompet.

"Nggak semua harus kita datangi. Anda bisa mendatangi bukber dengan lingkaran lingkaran terdekat, atau pihak keluarga yang selama ini lama nggak ketemu karena COVID-19," tandas Andi.