Kumparan Logo

Airbus Merambah Bisnis Drone, Bakal Dioperasikan Akhir 2024

kumparanBISNISverified-green

ยทwaktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Taksi drone Volocopter 2X melakukan penerbangan terintegrasi dalam lalu lintas udara konvensional di lapangan terbang Pontoise di Cormeilles-en-Vexin, dekat Paris, Prancis. Foto: Benoit Tessier/REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Taksi drone Volocopter 2X melakukan penerbangan terintegrasi dalam lalu lintas udara konvensional di lapangan terbang Pontoise di Cormeilles-en-Vexin, dekat Paris, Prancis. Foto: Benoit Tessier/REUTERS

Perusahaan pesawat asal Prancis, Airbus, berencana merambah bisnis drone atau pesawat tanpa awak. Dilaporkan Reuters, drone tersebut akan digunakan untuk program pengawasan dan komunikasi di ketinggian.

Drone Zephyr tersebut rencananya akan mulai dioperasikan pada akhir 2024. Saat ini, Airbus mulai mencari pendanaan ke bank asal AS, Morgan Stanley.

"Pembuat pesawat Prancis telah menghubungi Morgan Stanley untuk mencari kemitraan eksternal untuk membantu mempercepat komersialisasi bisnis, yang akan beroperasi di bawah nama merek Aalto," seperti diberitakan Reuters, Senin (23/1).

Drone Zephyr bertenaga surya ini dirancang untuk bertahan di ketinggian sekitar 70.000 kaki atau 21 kilometer dan bisa bertahan selama berbulan-bulan. Penggunaan pesawat tanpa awak ini untuk pengawasan atau sekaligus mendukung sistem komunikasi untuk sementara waktu.

Sebelumnya, Sameer Halawi yang telah memimpin program tersebut sejak musim panas lalu mengatakan kepada Financial Times bahwa Zephyr sedang dalam tahap desain akhir. Halawi menambahkan, Airbus tidak menawarkan layanan telekomunikasi.

"Gagasan divestasi adalah untuk membawa mitra yang berpikiran sama untuk dapat meningkatkan bisnis ini," kata Halawi.

embed from external kumparan