Akuisisi 20 Persen Saham Vale Akan Disepakati Februari 2020

Holding BUMN Tambang, MIN ID, memastikan proses akuisisi 20 persen saham PT Vale Indonesia Tbk akan direalisasikan pada tahun ini.
Hal tersebut disampaikan Chief Executive Officer (CEO) Mind Id, Orias Petrus Moedak, dalam Rapat Dengar Pendapat Komisi VII DPR, Rabu (22/1).
"Detail dari transaksi yang kami sedang proses termasuk di dalamnya, Februari ini akan ada approval internal, baik Mind id dan Vale (Indonesia) di akhir bulan ini," katanya di sela-sela rapat, DPR, Jakarta Pusat, Rabu (22/1).
Proses akuisisi 20 persen saham PT Vale Indonesia telah dimulai sejak akhir tahun lalu. Nilai pembelian saham berdasarkan mekanisme harga di pasar modal selama 12 bulan terkahir. Orias mengatakan kedua belah pihak telah menyepakati harga.
"Tanda tangan kesepakatan harga saham yang mau dibeli sudah disepakati dengan average harga bursa 12 bulan terakhir," jelasnya.
"Vale akan ungkapkan bersama saat tanda tangan definitif pengambilan Maret paling akhir. Pembayaran sesuai mekanisme pasar modal kurang lebih 6 bulan," imbuhnya.
Menurut dia, pembayaran nilai akuisisi seluruhnya ditargetkan pada September 2020. Inalum telah menganggarkan dana senilai USD 500 juta atau Rp 7 triliun (Rp 14.000) untuk mengakuisisi 20 persen saham Vale.
"Sehingga pembayaran September. Sumber dengan posisi cash (flow) Rp 22 triliun di perusahaan, dan kemampuan pinjaman yang tidak memberatkan perusahan kami. Harapan pinjaman yang 4 tahunan gross period. Tahun ke empat proyek yang kami paparkan bisa menghasilkan berdampak pada EBITDA," katanya.
Sebelumnya, Orias Petrus Moedak memastikan akuisisi saham Vale akan dilakukan pada tahun ini. Hanya saja Orias belum dapat membeberkan detail waktunya.
