Amankah Isi Data Sensus Penduduk Online?

Sensus Penduduk 2020 telah dibuka secara online sejak 15 Februari hingga 31 Maret 2020. Masyarakat pun diminta untuk turut berpartisipasi mensukseskan program yang dilakukan setiap sepuluh tahun sekali tersebut.
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa Badan Pusat Statistik (BPS), Yunita Rusanti mengatakan, pihaknya menjamin kerahasiaan data privasi setiap orang dalam pelaksanaan Sensus Penduduk 2020 secara online. Menurutnya, kerahasiaan data penduduk tersebut pun telah dijamin dalam undang-undang.
"Untuk data itu sudah pasti terjamin kerahasiaannya. Enggak mungkin disalahgunakan. Kita juga punya sistem keamanan," ujar Yunita kepada kumparan, Senin (17/2).
Selain itu, kata Yunita, nantinya petugas Sensus Penduduk juga akan kembali melakukan pengecekan dan validitas data yang telah dimasukan oleh masyarakat secara online.
"Kalau ada datanya waktu masukkan itu enggak valid, petugas akan lakukan pendataan kembali saat Sensus Penduduk manual 1 Juli mendatang. Jadi validitas data akan sangat kuat," jelasnya.
Sementara itu, Sekretaris Utama BPS Adi Lumaksono mengatakan, pihaknya juga memastikan data penduduk akan terjamin kerahasiaannya. Bahkan BPS menggandeng Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) hingga pakar teknologi informatika dari Institut Teknologi Bandung (ITB).
Selain itu, laman Sensus Penduduk Online yakni sensus.bps.go.id juga dibuat seaman mungkin. Di antaranya diharuskan mengisi password sebelum mengisi data.
"Di situs juga sebelum memasukkan data ada minta password. Semua biar aman. Jadi setelah responden mengisi NIK dan nomor KK, harus captcha dulu, selanjutnya dia bikin password yang hanya bisa diketahui si responden itu sendiri," tambahnya.
Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Margo Yuwono juga menjelaskan, masyarakat juga bisa mengantisipasi sendiri keamanan saat menginput data di Sensus Penduduk Online. Misalnya, memastikan jaringan internet stabil dan bukan wifi publik.
"Koneksi internet yang stabil, browser terbaru, menonaktifkan fitur auto translate, dan menggunakan mode incognito atau private saat menginput data," tambahnya.
Adapun tujuan dari Sensus Penduduk Online ini adalah untuk mempercepat pendataan dan menghemat biaya. Selain itu, proses validasi data juga akan semakin cepat.
