Anjlok 5 Persen, Perdagangan Saham Kembali Disetop

Perdagangan bursa saham Indonesia disetop sementara jelang penutupan pada Selasa (17/3). Pada pukul 15.02 waktu JATS (Jakarta Automatic Trading System), IHSG berada pada posisi 4.456,009 atau terkoreksi 234,558 (5,00 persen).
“Dengan ini kami menginformasikan bahwa pada hari ini, Selasa, 17 Maret 2020 telah terjadi pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan di Bursa Efek Indonesia pada pukul 15:02:44 waktu JATS yang dipicu penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai 5 persen,” tulis Sekretaris Perusahaan BEI, Yulianto Aji Sadono dalam keterangan tertulis yang diterima kumparan, Selasa (17/3).
Trading halt ini dilakukan sesuai dengan Surat Keputusan Direksi PT Bursa Efek Indonesia Nomor: Kep-00024/BEI/03-2020 tanggal 10 Maret 2020 perihal Perubahan Panduan Penanganan Kelangsungan Perdagangan di Bursa Efek Indonesia dalam Kondisi Darurat.
“Perdagangan akan dilanjutkan pukul 15:32:44 waktu JATS tanpa ada perubahan jadwal perdagangan,” ujar Yulianto.
Saat penghentian sementara, seluruh indeks sektoral merah. Pelemahan tertinggi dipimpin sektor aneka industri 5,85 persen. Dana asing keluar mencapai Rp 820,041 miliar.
