Kumparan Logo

Bank Syariah Indonesia Hasil Merger Punya Direksi Baru, Kapan Mulai Bertugas?

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
RUPSLB BRI Syariah mengesahkan pengurus baru yang nantinya mengelola Bank Syariah Indonesia, hasil merger bank syariah milik BUMN. Foto: BRI Syariah
zoom-in-whitePerbesar
RUPSLB BRI Syariah mengesahkan pengurus baru yang nantinya mengelola Bank Syariah Indonesia, hasil merger bank syariah milik BUMN. Foto: BRI Syariah

PT Bank Syariah Indonesia Tbk yang merupakan nama baru dari BRI Syariah sebagai entitas hasil merger tiga bank syariah milik BUMN, sudah memiliki direksi baru. Hal itu ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) BRI Syariah, Selasa (15/12).

Selain menetapkan direksi baru, RUPSLB juga menetapkan susunan baru dewan komisaris dan dewan pengawas syariah. Secara keseluruhan, RUPSLB membahas empat agenda lainnya yakni persetujuan atas penggabungan, persetujuan rancangan penggabungan, persetujuan akta penggabungan, dan persetujuan perubahan anggaran dasar

Dikutip dari keterangan resmi BRI Syariah, bank hasil merger akan bergabung secara efektif pada 1 Februari 2021. Demikian juga para pengurus baru Perseroan, akan bertugas setelah penggabungan itu efektif.

"Seluruh pejabat Direksi dan Dewan Komisaris yang telah ditunjuk tersebut akan mulai bekerja efektif mulai tanggal efektif merger, 1 Februari 2021 dan merger mendapat persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK)," demikian dikutip dari keterangan resmi.

Konferensi pers merger Bank Syariah BUMN. Foto: BRI

Para pengurus juga akan efektif bertugas setelah mendapat persetujuan hasil wawancara yang dilakukan oleh OJK mengikuti ketentuan yang berlaku.

Dalam RUPSLB, para pemegang saham BRIS menyepakati penggabungan perusahaan dengan PT Bank BNI Syariah (BNIS) dan PT Bank Syariah Mandiri (BSM). Kedua perusahaan tersebut telah disepakati untuk digabung ke dalam BRIsyariah, untuk selanjutnya beroperasi dengan nama PT Bank Syariah Indonesia Tbk.

Berikut susunan direksi, dewan komisaris, dan dewan pengawas syariah tersebut:

Direksi

Direktur Utama: Hery Gunardi

Wakil Dirut 1: Ngatari

Wakil Dirut 2: Abdullah Firman Wibowo

Direktur Wholesale Transaction Banking : Kusman Yandi

Direktur Retail Banking : Kokok Alun Akbar

Direktur Sales & Distribution : Anton Sukarna

Direktur Information & Technology : Ahmad Syafii

Direktur Risk Management: Tiwul Widyastuti

Direktur Compliance & Human Capital : Tribuana Tunggadewi

Direktur Finance & Strategy: Ade Cahyo Nugroho

Komisaris

Komisaris Utama & Independen : Mulya E Siregar

Komisaris : SuyantoKomisaris : Masduki Baidlowi

Komisaris : Imam Budi Sarjito

Komisaris : Sutanto

Komisaris Independen : Bangun S Kusmulyono

Komisaris Independen : M Arief Rosyid Hasan

Komisaris Independen : Komarudin Hidayat

Komisaris Independen : Eko Suwardi

Dewan Pengawas Syariah (DPS)

Ketua DPS: Mohamad Hidayat

Anggota DPS: Oni Syahroni

Anggota DPS : Hasanudin

Anggota DPS : Didin Hafidhuddin