Kumparan Logo

Bapanas Ungkap Stok Beras Ada 2 Juta Ton, Aman Sambut Nataru

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo Adi memberikan keterangan pers terkait Anggur Shine Muscat di Gedung Pangan Nasional, Jakarta, Senin (4/11/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Kepala Badan Pangan Nasional (BPN) Arief Prasetyo Adi memberikan keterangan pers terkait Anggur Shine Muscat di Gedung Pangan Nasional, Jakarta, Senin (4/11/2024). Foto: Iqbal Firdaus/kumparan

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, memastikan pasokan sembako, khususnya beras dalam keadaan aman baik dari sisi stok maupun harga pada periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru).

Kepastian ini didapatkan setelah Bapanas mendengarkan laporan dari asosiasi-asosiasi pangan strategis dalam Rapat Koordinasi Pengamanan HBKN Natal dan Tahun Baru 2025 di Kantor Bapanas, Jakarta Selatan, Kamis (5/12).

“Alhamdulillah dari laporan yang ada mayoritas semua kebutuhan jelang Nataru semuanya aman dan stabil baik di tingkat produsen maupun konsumen,” kata Arief.

Sejumlah pekerja memikul karung beras di Gudang Bulog, Medan, Sumatera Utara, Selasa (28/5/2024). Foto: Yudi Manar / ANTARA FOTO

Arief mengungkapkan Bulog telah melaporkan stok beras saat ini mencapai sekitar 2.070.000 ton. Menurutnya, angka pasokan tersebut cukup tinggi.

“Bulan November, Desember, Januari, stok Bulog itu biasanya di bawah 800.000 ton. Jadi sehingga pemerintah siap untuk menghadapi Desember, Januari, dan Februari," ujar Arief.

Sementara untuk stok beras yang tersedia di gudang Bulog saat ini ada 1,75 juta ton. Nilai tersebut terdiri dari beras komersial dan beras CBP. Beras tersebut akan diberikan kepada 22 juta penerima dengan masing-masing 10 kilogram.