Kumparan Logo

BATIC 2026, Transformasi Digital Hadapi Pesatnya Perkembangan AI di Asia Pasifik

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 4 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba saat konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8). Foto: Dok. Telkom
zoom-in-whitePerbesar
(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba saat konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8). Foto: Dok. Telkom

Memasuki tahun ke-11 sekaligus melanjutkan kesuksesan di tahun sebelumnya, Telin selaku operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) kembali menggelar Bali Annual Telkom International Conference (BATIC) 2026 pada 24– 28 Agustus 2026 di Bali International Convention Center (BICC), The Westin Resort Nusa Dua, Bali.

Pada tahun ini, BATIC 2026 mengangkat tema “Uniting Ecosystem to Drive Connected Progress” dengan mempertemukan lebih dari 2.700 delegasi dari 760 perusahaan di lebih dari 67 negara se-Asia Pasifik.

Konferensi ini berfokus dalam membahas perkembangan AI, konektivitas global, cloud, dan infrastruktur digital untuk membuka peluang sinergi lintas industri dalam skala global. Terlebih, kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) semakin cepat diadopsi di berbagai sektor. Oleh karena itu, kebutuhan akan infrastruktur digital yang andal, konektivitas global, dan kolaborasi lintas negara terus meningkat dari waktu ke waktu.

Hal ini juga mengubah posisi BATIC yang awalnya sebagai forum telekomunikasi, kini berkembang menjadi wadah untuk mempertemukan berbagai perspektif dan kapabilitas guna menciptakan peluang pertumbuhan digital yang lebih inklusif dan berkelanjutan di kawasan Asia Pasifik.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, pada konferensi pers BATIC 2026 yang digelar pada Selasa (25/8) ungkap bahwa kolaborasi menjadi fondasi utama dalam membangun masa depan ekonomi digital yang semakin terhubung di era kecerdasan buatan.

“TelkomGroup memiliki peran strategis dalam memperkokoh posisi Indonesia sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi digital di Asia Pasifik. BATIC merupakan event yang membanggakan bagi TelkomGroup dan terus berkembang setiap tahunnya dengan tema yang relevan bagi industri. Di tengah pesatnya investasi AI dan digital di kawasan Asia Pasifik, Indonesia memiliki potensi yang luar biasa sebagai salah satu pasar digital paling prospektif. Potensi ini perlu diterjemahkan melalui penguatan infrastruktur, inovasi, dan ekosistem digital yang mumpuni. BATIC 2026 hadir sebagai panggung kolaborasi untuk bersama-sama membangun ekosistem tersebut dan menciptakan nilai yang lebih besar, tidak hanya bagi Indonesia, tetapi juga bagi kawasan dan dunia,” ujar Dian.

Direktur Wholesale & International Service Telkom, Budi Satria Dharma Purba, sebut peran TelkomGroup dalam BATIC untuk memperluas delegasi, mempertemukan kebutuhan industri dengan kapasitas yang dimiliki, dan mendorong lahirnya inovasi baru. Selain itu, Budi menekankan peran strategis infrastruktur konektivitas internasional, khususnya kabel laut. Hal ini bertujuan untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan bandwidth yang diadopsi AI dan kebutuhan data center.

"Melalui penguatan kabel laut dan cakupan konektivitas lintas batas, TelkomGroup berkomitmen membangun fondasi digital masa depan. Telin saat ini semakin kuat sebagai salah satu pemain infrastruktur digital di tingkat regional dan global, khususnya melalui bisnis kabel laut internasional yang terus tumbuh signifikan. Harapannya melalui BATIC, pemain global yang berpartisipasi akan semakin yakin bahwa TelkomGroup adalah partner yang tepat untuk pengembangan digital dan kolaborasi yang seluas luasnya. Kegiatan ini pun merupakan wujud komitmen Telkom untuk fokus bermain di segmen bisnis B2B, di mana Telin sendiri merupakan perpanjangan Telkom untuk menggarap bisnis B2B dan menjadi penyedia layanan bagi pelanggan internasional,” jelas Budi.

(kiri ke kanan) Chief Executive Officer Telin Abdul Rahman Ansyori, Direktur Utama Telkom Dian Siswarini dan Direktur Wholesale & International Service Telkom Budi Satria Dharma Purba, dan SVP Group Sustainability & Corporate Communication Telkom Indonesia Ahmad saat konferensi pers BATIC 2026 di Nusa Dua, Bali, Selasa (25/8). Foto: Dok. Telkom

Pada tahun ini, BATIC menghadirkan terobosan baru melalui ignitePRO, sebuah executive conference khusus membahas transformasi enterprise di era Autonomous AI. ignitePRO 2026 membawa tema “The Enabled Enterprise”, yang diperuntukkan bagi para pemimpin bisnis dan teknologi untuk mengeksplorasi implementasi AI, cloud, keamanan siber, tata kelola, hingga infrastruktur digital yang menjadi fondasi organisasi dalam mengakselerasi adopsi AI pada skala enterprise.

Dalam kesempatan tersebut, Chief Executive Officer Telin, Abdul Rahman Ansyori, mengungkap bahwa penyelenggaraan BATIC yang telah memasuki tahun ke-11 merupakan bagian dari perjalanan panjang Telin dalam membangun platform kolaborasi Internasional yang terus berevolusi mengikuti dinamika industri digital.

"BATIC secara konsisten bertransformasi menjadi platform kolaborasi regional paling berpengaruh, baik dari sisi penyelenggaraan maupun tema dan ekosistem yang terlibat. Tahun ini, lewat hadirnya ignitePRO, kami ingin memfasilitasi kebutuhan enterprise akan adopsi Autonomous AI dan sistem digital tepercaya (trust & security). Kami optimistis BATIC 2026 dapat mendorong kolaborasi, membuka peluang bisnis baru dan memberikan nilai tambah yang nyata bagi seluruh pemain di ekosistem digital," jelas Ansyori.

Ia menambahkan bahwa dengan kehadiran ignitePRO, meningkatnya partisipasi pelaku industri global, serta semakin luasnya kolaborasi lintas ekosistem menunjukkan evolusi BATIC sebagai platform yang mampu memfasilitasi terbentuknya kesepakatan dan kemitraan nyata yang untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi bisnis telekomunikasi nasional dan global.

Tahun ini, BATIC sukses menghasilkan lebih dari 4.200 agenda business meeting yang menunjukkan semakin kuatnya quality engagement yang terbentuk dari perhelatan ini.