Begini Cara Mengetahui Ponsel BM

Pemerintah mulai gencar memerangi produk ponsel (smartphone) Black Market (BM) di pasaran. Adapun saat ini pemerintah sedang memfinalisasi regulasi peredaran ponsel di Indonesia melalui validasi database nomor identitas asli ponsel (International Mobile Equipment Identity/IMEI).
Meski harga ponsel BM lebih murah, namun pembeli tidak akan mendapat garansi saat terjadi persoalan pada ponsel.
Lantas bagaimana cara mengetahui ponsel BM atau bukan?
Salah satu pedagang ponsel di Mal ITC Kuningan Jakarta, Wildan menjelaskan, untuk mengetahui ponsel BM atau tidak pertama dari nomor IMEI ponsel.
“Pertama, nomor IMEI yang ada di dus box apakah sudah sesuai dengan nomor mesin yang ada di dalam ponsel,” katanya kepada kumparan saat ditemui di lapaknya, Senin (8/7).
Ia mencontohkan, untuk produk iPhone, pengguna bisa melihat nomor IMEI ponsel menuju fitur menu setting. Nah, dari menu setting, selanjutnya pengguna masuk ke fitur general, setelah itu klik about.
“Nah di situ nanti akan ada petunjuk nomor IMEI ponsel,” imbuhnya.
Berdasarkan pantauan kumparan, nomor IMEI untuk iPhone 6 ada 15 digit. Angka tersebut sebagai acuan kesamaan antara kemasan produk dan nomor mesin ponsel.
Selain itu, Wildan pun bilang, ponsel BM tidak memiliki kartu garansi resmi iBox. iBox merupakan reseller resmi merek Apple di Indonesia.
“Lalu kartu garansi. Biasanya mereka enggak ada,” sambungnya.
Sementara itu, pedagang lainnya, Adi menambahkan, ponsel BM tidak memberikan garansi resmi. Adapun garansi seperti distributor atau ex-international juga termasuk ponsel BM.
“Garansi distributor atau ex-inter itu ya mirip-mirip aja sih. Cuma memang dikemas lebih bagus aja,” lanjutnya.
