Kumparan Logo

BI Angkat Bicara soal Sistem Bank Mandiri yang Eror

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi Bank Mandiri. Foto: Shutter Stock
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi Bank Mandiri. Foto: Shutter Stock

Bank Indonesia (BI) meminta gangguan sistem pembayaran yang menimpa Bank Mandiri segera diatasi. Selain itu, perseroan juga perlu memberikan informasi secepat mungkin kepada nasabah mengenai langkah penyelesaian yang telah dilakukan.

"Segera memberitahukan atau berkomunikasi kepada nasabah untuk memberikan perlindungan nasabah dan kepastian layanannya terjaga dan terkendali," kata Direktur Eksekutif Kepala Departemen Komunikasi BI Onny Widjanarko di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (20/7).

Menurut dia, masyarakat juga perlu bersikap tenang dan tak panik dengan gangguan tersebut. Sebab Bank Mandiri telah menjamin untuk mengatasi permasalahan tersebut.

"Masyarakat supaya tenang dan tidak khawatir. Karena dari Bank Mandiri sudah menyatakan dan jelaskan saat ini sistem sedang diatasi dan dana nasabah dijamin keamanannya," jelasnya.

Konferensi pers Bank Mandiri terkait sistem eror. Foto: Selfy Sandra Momongan/kumparan

Menurut Onny, bisnis sistem pembayaran yang melibatkan banyak nasabah harus memiliki ketahanan sistem operasinya dan terus memperkuat rencana cadangan untuk mendukung bisnis. Dengan begitu, perbankan dapat sigap dan cepat untuk menjaga kualitas dan kontinuitas operasinya dalam situasi dan kondisi apapun.

"Hemat saya, masalah itu segera teratasi. Mengingat bank telah lakukan komunikasi kepada masyarakat," ujar dia.

Namun demikian, Onny meminta ke depan Bank Mandiri juga perlu meningkatkan kapabilitas sistem pembayaran. Sehingga gangguan sistem seperti ini tak terjadi lagi.

"Mungkin bagi kejadian ini, ke depan perlu meingkatkan kapabilitas sistemnya," tambahnya.

Pada pagi ini, banyak nasabah Bank Mandiri mengeluhkan gangguan sistem pembayaran melalui laman media sosial twitter. Secara umum, banyak nasabah Bank Mandiri yang mengeluhkan berubahnya saldo rekening mereka.

Terdapat nasabah yang mengaku saldo di rekeningnya bertambah secara drastis dan nasabah yang tiba-tiba mendapati saldonya menjadi angka nol, serta tidak dapat melakukan penarikan.

Sementara, Bank Mandiri telah menyatakan tidak ada pengurangan saldo terkait gangguan sistem pembayaran itu. Gangguan itu terjadi karena pemeliharaan sistem teknologi informasi untuk meningkatkan layanan transaksi keuangan.

"Kami pastikan rekening nasabah, aman," kata Sekretaris Perusahaan Bank Mandiri Rohan Hafas dalam keterangannya.