BI Perluas Pembayaran QRIS Lintas Negara, Ini Kata Bos DANA
·waktu baca 2 menit

Bank Indonesia (BI) mulai memperluas pembayaran lintas negara menggunakan sistem pembayaran QRIS. Tak hanya Thailand dan Malaysia, BI juga membidik negara-negara lain, seperti Singapura, Filipina, India, Jepang, dan Korea Selatan.
Merespons hal tersebut, CEO & Co-Founder of Dana, Vince Iswara mengungkapkan, BI berhasil mengambil peluang ekonomi lewat implementasi QRIS antar negara. Namun, perlu waktu yang cukup lama untuk mengedukasi pemilik toko (penjual) soal penggunaan QRIS lintas negara tersebut.
"Misalkan ada orang bertanya ke kasir 'apakah saya bisa menggunakan QRIS untuk membayar?' Kasir tersebut pasti alam menjawab tidak," kata Vince dalam Fekdi 2023, Selasa (9/5).
Namun seiring dengan berjalannya waktu, kata Vince, pedagang atau kasir akan memahami penggunaan QRIS lintas negara. Serta mengetahui bahwa QRIS adalah alat pembayaran yang sah layaknya kartu debit atau kredit.
"Sekarang yang harus kita lakukan adalah mengedukasi pengguna dan pedagang dalam menggunakan QRIS sebagai salah satu metode pembayaran," terang dia.
Sebelumnya, Gubernur BI, Perry Warjiyo meresmikan implementasi interkoneksi pembayaran antara Indonesia dengan Malaysia menggunakan QR Code. Peluncuran ini merupakan tindak lanjut dari fase uji coba yang telah sukses dilakukan sejak 27 Januari 2022.
Interkoneksi pembayaran dengan menggunakan QR Code ini melibatkan partisipasi sejumlah lembaga keuangan, termasuk lembaga selain bank, yang semakin bertambah. Hal ini memungkinkan lebih banyak penduduk Indonesia dan Malaysia untuk melakukan pembayaran ritel di kedua negara dengan cara memindai QR Code di toko atau pedagang fisik atau online yang menggunakan layanan dari penyedia jasa pembayaran yang berpartisipasi dalam skema ini.
