Kumparan Logo

Bisnis SPBU di RI, Perusahaan Migas Global Petronas hingga Total, Gagal Total

kumparanBISNISverified-green

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Ilustrasi mobil sedang diisi bensin. Foto: REUTERS
zoom-in-whitePerbesar
Ilustrasi mobil sedang diisi bensin. Foto: REUTERS

Bisnis SPBU di Indonesia ternyata tidak mudah, sekalipun dijalankan oleh perusahaan migas global sekelas Petronas asal Malaysia atau Total asal Prancis. Dua perusahaan tersebut pernah eksis jualan bensin, tapi kemudian menutup semua pom bensin mereka.

Yang terbaru, PT Total Oil Indonesia menutup seluruh 18 SPBU-nya yang ada di Indonesia. Jauh sebelum itu, Petronas bernasib sama. Bagaimana perjalanan bisnis perusahaan migas global itu, jualan bensin di Indonesia?

Total Tutup Bisnis SPBU

SPBU Total Jalan Kapten Tendean, Jakarta Selatan Foto: Kelik Wahyu/kumparan

Jadi perusahaan migas global dan terkemuka, bukan jaminan sukses jualan bensin. Hal itu dialami Total, perusahaan minyak asal Prancis yang sudah berdiri sejak 1924. Perusahaan migas keempat terbesar di dunia ini, juga sudah mendeklarasikan diri sebagai perusahaan energi ramah lingkungan.

Total masuk ke bisnis ritel di Indonesia sejak 2003, dengan berjualan oli merek Total dan ELF. Baru pada 2009, dia berbisnis SPBU di melalui PT Total Oil Indonesia. Dikutip dari situs resmi perusahaan, hingga akhir tahun lalu, Total memiliki 18 SPBU yang tersebar di Jabodetabek dan Bandung.

Tapi kini perusahaan menutup semua SPBU-nya. Brand Manager PCMO & Fleet PT Total Oil Indonesia, Magda Naibaho, mengatakan penutupan dilakukan akhir 2020 lalu.

kumparan post embed

"Total memutuskan untuk melepaskan bisnis retail fuel kami di Indonesia. Ini artinya seluruh 18 SPBU yang sebagian besar ada di Jabotabek. Ada juga yang di Bandung," kata dia saat dihubungi kumparan, Kamis (6/5).

Petronas Cuma Bertahan 6 Tahun

Yamaha NMax livery Petronas Yamaha SRT Foto: Aditya Pratama Niagara/kumparan

Jika bisnis SPBU Total di Indonesia sempat berjalan 11 tahun, perusahaan migas asal Malaysia, Petronas kiprahnya lebih singkat lagi. Pertama kali jualan bensin di Indonesia pada 2006, SPBU Petronas pertama dibuka di Cibubur, Jakarta Timur.

Petronas merupakan perusahaan migas asing kedua setelah Shell, yang jualan bensin di Indonesia. Tapi bisnis bensin Petronas ini hanya berjalan 6 tahun saja. Pada 2012 Petronas pamit mundur dari bisnis SPBU di Indonesia, setelah sempat mengelola hingga 19 SPBU.

Kementerian ESDM menyebutkan, angka penjualan bensin Petronas terlalu kecil, sehingga bisnisnya tak memenuhi skala ekonomi. Dari jumlah SPBU milik Petronas itu, kemudian 9 di antaranya diambil alih Pertamina.