Kumparan Logo

Bos BRI: Pembentukan Holding Ultra Mikro Tinggal Selangkah Lagi

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 1 menit

comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Direktur Utama BRI, Sunarso. Foto: BRI
zoom-in-whitePerbesar
Direktur Utama BRI, Sunarso. Foto: BRI

Direktur Utama PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI, Sunarso, menjelaskan rencana pembentukan Holding Ultra Mikro. Ia mengungkapkan, sudah tinggal selangkah lagi untuk melakukan penandatanganan akta imbreng pada 13 September 2021.

"Nanti tinggal menunggu satu step lagi, rencananya 13 September 2021 baru dilakukan penandatanganan akte imbreng saham pemerintah di Pegadaian dan PNM di-imbreng-kan dimasukkan jadi penyertaan modal negara di BRI. Tinggal satu langkah lagi tapi langkah lebar," ujarnya saat konferensi pers virtual, Jumat (6/8).

Sunarso mengatakan, sejauh ini tidak ada hambatan dalam proses pembentukan Holding Ultra Mikro. Pembentukan holding akan dilakukan secara akuisisi tanpa melakukan merger.

Ilustrasi Bank BRI. Foto: BRI

Adapun, kata Sunarso, dalam pembentukan Holding Ultra Mikro akan dilakukan perusahaan yang telah go public, dalam hal ini adalah BRI.

"Maka kemudian ditempuh jalur ini yang paling tepat duduk secara governance melalui mekanisme privatisasi," imbuhnya.

Untuk menempuh jalur privatisasi dibutuhkan right issue. Sejauh ini BRI telah mendapat persetujuan right issue privatisasi pada tahap pertama setelah Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa 26 Juli 2021.

kumparan post embed

Untuk mencapai pembentukan holding dengan skema akuisisi privatisasi dibutuhkan satu langkah penandatanganan lagi yaitu pada 13 September 2021.

"Tinggal satu langkah lagi tapi langkah lebar karena dari 6 Agustus ke 13 September," katanya.