Bos-nya Jadi Tersangka Kasus Narkoba, Seperti Apa Pergerakan Saham Grup Bakrie?
ยทwaktu baca 2 menit

Ardi Bakrie, bos di sejumlah perusahaan di bawah Grup Bakrie, ditetapkan polisi sebagai tersangka dalam kasus narkoba. Ardi Bakrie dan istrinya Nia Ramadhani ditahan polisi sejak Rabu (7/7) malam.
"Dua tersangka lainnya, yaitu RA (31) ibu rumah tangga, lalu AAB (42) karyawan swasta," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus, Kamis (8/7).
Inisial RA mengacu pada Ramadhania Ardiansyah Bakrie, nama lain Nia Ramadhani. Sedangkan AAB adalah Anindra Ardiansyah Bakrie alias Ardi Bakrie.
Saat ini, putra bungsu pengusaha dan politisi Partai Golkar, Aburizal Bakrie, itu tercatat sebagai Wakil Presiden Direktur PT Bakrie & Brothers Tbk (BNBR), yang merupakan induk holding perusahaan-perusahaan Grup Bakrie.
Selain itu, Ardi Bakrie juga menjabat Wakil Presiden Direktur PT Visi Media Asia Tbk (VIVA) yang membawahi tvOne, antv, dan Viva Networks.
Dipantau dari data perdagangan di Bursa Efek Indonesia (BEI), harga saham BNBR ada di posisi Rp 50 dan tidak aktif diperdagangkan. Sedangkan saham VIVA melemah 1,00 poin atau 1,75 persen dan ada di posisi Rp 56.
Perusahaan terafiliasi Grup Bakrie lainnya yang melantai di bursa, adalah PT Intermedia Capital Tbk (MDIA) yang merupakan pengelola antv. Sedangkan di sektor energi ada PT Bumi Resources Tbk (BUMI), PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Darma Henwa Tbk (DEWA), dan PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG).
Di sektor perkebunan ada PT Bakrie Sumatera Plantations Tbk (UNSP). Sektor lainnya ada PT Bakrie Telecom Tbk (BTEL) dan PT Bakrieland Development Tbk (ELTY).
Saham MDIA ada di posisi Rp 60 atau turun 2 poin (-3,23 persen). Sementara saham BUMI hari ini tak beranjak dari harga Rp 59. Berbeda dengan dua saham tersebut, BRMS menguat 1 poin atau 0,93 persen di harga Rp 108.
Sedangkan saham perusahaan lain di bawah Grup Bakrie, yakni DEWA dan ENRG, hari ini tak beranjak dari posisinya masing-masing Rp 50 dan Rp 121. Saham UNSP turun 3 poin atau 2,70 persen di posisi Rp 108. Sementara BTEL dan ELTY bergeming di Rp 50.
