Kumparan Logo

BPS Catat Impor Migas Naik 30 Persen pada Agustus 2026

kumparanBISNISverified-green

·waktu baca 2 menit

google
Ikuti kumparan di Google
info
Jadikan kumparan sebagai preferensi terpercayamu di Google
comment
0
sosmed-whatsapp-white
copy-circle
more-vertical
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Kamis (1/10/2026) Foto: Najma Ramadhanya/kumparan
zoom-in-whitePerbesar
Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam konferensi pers di Kantor Pusat BPS, Kamis (1/10/2026) Foto: Najma Ramadhanya/kumparan

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor minyak dan gas bumi (migas) meningkat cukup tajam pada periode Agustus 2026, jika dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Impor migas pada Januari sampai Agustus 2026 mencapai USD 29,3 miliar, naik 39,03 persen dari periode yang sama pada tahun 2025 yang sebesar USD 21,08 miliar.

"Nilai impor migas (Agustus) sebesar USD 3,53 miliar atau meningkat sebesar 30,73 persen secara tahunan. Untuk impor nonmigas sebesar USD 19,53 miliar, mengalami peningkatan secara tahunannya sebesar 17,20 persen," ujar Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS, Ateng Hartono, saat rilis BPS, Kamis (1/10).

Sementara itu, sepanjang Januari-Agustus 2026, total nilai ekspor mencapai USD 193,64 miliar atau naik 4,74 persen dibandingkan dengan periode Januari-Agustus 2025.

Ekspor migas pada periode tersebut mencapai USD 8,9 miliar, menurun tipis sebesar 9,98 persen dibandingkan pada tahun lalu sebesar USD 8,01 miliar.

Pada Agustus 2026, ekspor migas tercatat sebesar USD 0,99 miliar, turun 5,10 persen dari posisi Agustus 2025 sebesar USD 1,05 miliar.

"Nilai ekspor migas tercatat senilai USD 8,01 miliar atau turun sebesar 9,98 persen. Sementara untuk nilai ekspor non-migas, nilai ekspor non-migas tercatat naik sebesar 5,48 persen dengan nilainya USD 185,63 miliar," ungkapnya