BSI Bakal Terjunkan 50 Unit ATM Emas pada Awal 2026
·waktu baca 1 menit

Bank Syariah Indonesia (BSI) memastikan rencana peluncuran ATM emas tetap berjalan dan akan direalisasikan pada awal 2026.
Wakil Direktur Utama BSI, Bob Tyasika Ananta, mengatakan program ATM emas akan tetap diluncurkan meski bukan menjadi prioritas utama perseroan saat ini.
“Ya, mungkin awal-awal tahun depan,” ujar Bob saat ditemui awak media di Mal Lippo Nusantara, Jakarta, Kamis (6/11).
Bob menjelaskan, kehadiran ATM emas bertujuan memberikan akses yang lebih mudah bagi masyarakat yang ingin memiliki emas fisik.
“Esensinya adalah memberikan kemudahan kepada masyarakat jika mereka memang ingin memiliki emas,” katanya.
Ia menambahkan, inisiatif ini sejalan dengan rencana pemerintah membentuk bullion bank, yang bertujuan mengoptimalkan potensi kepemilikan emas masyarakat agar dapat mendorong kegiatan ekonomi nasional.
“Program pemerintah dengan bullion bank itu kan ingin memberdayakan emas yang selama ini disimpan di masyarakat, supaya bisa masuk ke perbankan dan berputar di ekonomi,” ujarnya.
Pada tahap awal, BSI akan menghadirkan sekitar 50 unit ATM emas yang akan ditempatkan di kota-kota besar di Indonesia.
“Mungkin tidak terlalu banyak, sekitar 50-an unit, di kota-kota besar,” tambahnya.
