BTPN Jamin Dampingi Nasabah Jenius yang Kehilangan Tabungan Rp 110 Juta
·waktu baca 1 menit

PT Bank BTPN Tbk memberikan respons atas kejadian penipuan yang dialami salah satu nasabahnya di layanan Jenius. Manajemen perusahaan menegaskan bakal mendampingi nasabah dalam penanganan kasus tersebut.
Sebelumnya, nasabah BTPN Jenius ini kehilangan uang tabungan hingga lebih dari Rp 110 juta. Peristiwa ini terjadi setelah dia ditelepon oleh oknum yang mengatasnamakan diri sebagai customer service Jenius Connect.
Daya and Corporate Communications Head BTPN, Andri Darusman, menjamin perusahaan bakal mendampingi perkembangan kasus tersebut, terutama dalam hal menemukan pelaku penipuan tersebut.
"Dalam hal ini pasti kami bantu. Kami langsung menindaklanjuti dengan memblokir rekening penipu, investigasi masih terus dilakukan," jelasnya kepada kumparan, Senin (19/7).
Andri belum bisa dipastikan bagaimana nasib dana tabungan yang tidak sedikit tersebut. Dia sangat menyayangkan si pelaku berhasil melancarkan aksi penipuannya sampai mendapatkan informasi data nasabah yang bersifat rahasia.
"Kami sangat menyayangkan bahwa nasabah memberikan informasi yang bersifat rahasia dan pribadi. Sehingga kemudian disalahgunakan oleh penipu untuk mengambil alih rekening Jenius nasabah," ujarnya.
Atas adanya kejadian tersebut, BTPN kembali mengingatkan nasabah agar lebih berhati-hati dan tidak memberikan data pribadi, termasuk kepada orang-orang yang mengaku sebagai bagian dari BTPN.
"Kami ingatkan kembali untuk tidak membagikan informasi yang bersifat rahasia seperti PIN, password, email, One Time Password (OTP), dan data di aplikasi serta kartu Jenius Anda dalam bentuk apapun termasuk link tidak resmi kepada pihak lain, termasuk pihak Jenius," jelas Andri Darusman.
