Cerita Ganjar Beli Produk UMKM karena Bisa Diantar ke Rumahnya
·waktu baca 2 menit

Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengungkapkan biasa menemui langsung dan berbincang-bincang dengan para pelaku UMKM. Ia mengatakan dalam kondisi saat ini masih banyak pedagang yang penjualannya melonjak.
“Saya tanya berapa banyak yang penjualannya naik 100 persen lebih. Wah pada angkat tangan,” kata Ganjar saat acara Peresmian Kampus UMKM Shopee Semarang secara virtual, Minggu (15/8).
Peningkatan tersebut tidak terlepas dari memanfaatkan penjualan online. Ganjar mengaku tertarik saat menemukan penjual usus goreng dan kue bolu di Jateng. Ia langsung membelinya saat tahu makanan tersebut bisa dikirim secara online.
“Akhirnya 2 ini saya beli. Dengan semangat 45 mereka sampaikan. Kalau saya beli apakah produk anda bisa dikirim ke rumah saya di Semarang? Bisa pak. Kecepatan menjawab ini menunjukkan spirit, semangat, pengetahuan entrepreneur yang ada di sana,” ujar Ganjar.
Ganjar merasa bahagia mengetahui perkembangan UMKM yang seperti itu. Namun, ia menjelaskan ada UMKM penjual ayam geprek yang belum bisa memanfaatkan peluang padahal ada pesanan lebih dari biasanya.
“Maka yang seperti ini sebenarnya ada peluang rezeki, barangnya laku, tapi tidak bisa mengantarkan,” ungkap Ganjar.
Untuk itu, Ganjar menyambut baik adanya Kampus UMKM Shopee. Menurutnya, para UMKM harus diajari termasuk pengetahuan mengenai produk hingga pemasarannya.
“Tinggal persoalannya apakah kawan-kawan mengerti jalan menuju ke konsumen, terus kemudian semenarik apa produknya, kalau makanan seenak apa, kalau fashion semenarik apa atau barangkali karya-karya yang lain,” terang Ganjar.
“Dari sinilah rasa-rasanya tidak boleh berhenti adalah belajar. Yang tidak pernah boleh berhenti adalah pelatihan pendidikan. Maka kalau sudah punya pengetahuannya, kemudian punya keterampilannya tinggal nanti proses pelatihan, pendampingan yang sangat penting,” tambahnya.
